alexa
disway ntt malang

Mendung hingga Mei

TANJUNG REDEB, DISWAY – Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) Berau memprediksi cuaca awan mendung akan menyelimuti Bumi Batiwakkal hingga Mei 2021. Kondisi itu dipengaruhi fenomena la nina yang terjadi enam bulan lalu.

Kepala BMKG Berau Tekad Sumarda mengatakan, meski intensitas hujan tinggi, namun tidak disertai dengan angin puting beliung.  Dan curah hujah akan menurun pada Juni dan Juli 2021.

“Pucak kemarau terjadi di Agustus dan September. Tapi tidak berlangsung lama,” uajrnya kepada Disway Berau, Jumat (26/3).

Kondisi itu, dijelaskan Tekad, terjadi belokan angin atau tekanan rendah diketinggian 3.000 kaki dari permukaan laut di sekitar Kalimantan dan Sulawesi, yang memicu penumpukan uap air atau pertumbuhan awan yang menyebabkan hujan di Kabupaten Berau dan sekitarnya.

“Selain faktor la nina, juga dipengaruhi faktor lokal,” tuturnya.

Untuk durasi hujan, dipengaruhi tekanan rendah yang membuat pengumpulan uap air semakin banyak. Namun, tidak disertai angin kencang dan ombok tinggi.

Dia mengingatkan, tingginya intensitas hujan dapat mengakibatkan struktur atau kontur tanah akan labil, gembur dan mudah longsor atau terjadi pergeseran tanah.

Tetapi, bencana alam seperti tanah longsor, tsunami dan gempa bumi tidak akan berdampak di Bumi Batiwakkal.

“Untuk di Berau tidak potensi. Tapi masyarakat harus waspada,” pungkasnya. *DEW/JUN

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply