alexa
  • disway ntt malang
  • ngopisore

Perceraian Meningkat Setiap Tahunnya

TANJUNG REDEB, DISWAY – Penyelesaian perkara rumah tangga dengan perceraian, masih tinggi di Kabupaten Berau. Tercatat per 24 Maret 2021, 72 kasus telah putusan dari 110 gugatan di Pengadilan Agama (PA) Tanjung Redeb, yang didominasi perselisihan dan pertengkeran.

Jumlah itu, meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dengan periode yang sama. Dimana, tahun 2019 tercatat 227 kasus dari 502 gugatan perceraian dan 264 kasus dari 531 gugatan perceraian di tahun 2020.

Panitera Muda Hukum PA Tanjung Redeb, M Arsyad mengatakan, gugatan perceraian paling banyak dilayangkan perempuan. Dengan dalih, tidak tahan dengan pertikaian rumah tangga.

“Gugatan dominan dilayangkan istri,” ujarnya kepada Disway Berau, Kamis (25/3).

Selain perselisihan dan pertengkaran, faktor ekonomi juga pemicu terbesar perceraian. Berdasarkan data, per 24 Maret 2021 tercatat 10 kasus, tahun 2020  sebanyak 99 kasus dan 90 kasus di tahun 2019.

Namun, Arsyad tidak dapat memastikan faktor ekonomi disebabkan pandemik COVID-19 atau tidak. “Segala kemungkinan bisa terjadi. Bisa suaminya tidak bekerja atau malas bekerja, serta meras selalu kurangan dengan pemberian suami,” sebutnya.

Pesatnya pertumbuhan penduduk, salah satu penyebab tingginya angka perceraian di Kabupaten Berau. Namun, pihaknya terus mengupayakan kedua pasangan mencabut gugatan perceraiannya.

“Biasanya, majelis hakim akan memberikan nasehat dan pencerahan kepada kedua belah pihak, agar rujuk kembali. Jika tidak bisa, baru dilanjutkan dengan putusan,” ucapnya.

Dia menambahkan, dari seluruh permohonan gugatan perceraian yang masuk di PA Tanjung Redeb, tidak semua diproses. Bahkan sebagian perkara gugur dengan sendirinya, jika salah satu pasangan tidak hadir dua panggilan berturut-turut.

“Jumlahnya bisa lebih banyak, akan tetapi tidak semua permohonan dikabulkan. Seperti pembuktian di pengadilan, penggugat tidak bisa membuktikan gugatannya, tidak bisa diberikan putusan,” pungkasnya. *DEW/JUN

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply