alexa
disway ntt malang

Efektif Penyaringan Awal COVID-19

TANJUNG REDEB, DISWAY – GeNose kini hadir di Kabupaten Berau. Alat pendeteksi COVID-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu, perdana dioperasikan di UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Berau.

Dokter UPT Labkesda Berau, Widya menyampaikan, penggunaan GeNose sudah mengantongi izin dari Kementerian Kesehatan. Bahkan, di beberapa daerah digunakan sebagai syarat keberangkatan tranportasi darat hingga udara. Terkait Peruntukannya, masih menunggu arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau.

“Masih perdana digunakan, sesuai arahan dulu,” tegasnya kepada Disway Berau, Kamis (25/3).

Dijelaskannya, alat itu dapat mengidentifikasi virus corona dengan mendeteksi volatile organic compound (VOC), yang akan terbentuk akibat infeksi yang keluar bersamaan dengan napas.

Cara kerja GeNose cenderung cepat, hanya memerlukan waktu 1-5 menit untuk memunculkan hasilnya. Namun tidak akurat 100 persen, sama seperti metode tes lainnya. Keakuratan sesuai dengan timing (waktu).

“Penggunaan GeNose simpel, cukup menghembuskan napas ke tabung khusus,” jelasnya.

Meski cenderung cepat, penggunaan alat GeNose tidak bisa dioperasikan terus menerus. Per 3 jam, harus diistirahatkan terlebih dulu. Suhu panas akan mempengaruhi  kinesja alat.

“Kalau untuk penggunaan, pasien sebisa mungkin harus puasa minimal 30 menit sebelum uji GeNose,” ungkapnya.

Sebab, GeNose memiliki kelemahan dan sangat sensitif terhadap wewangian dan gas, seperti aroma minyak kayu putih, rokok hingga alkohol. Bisa mengecohkan hasil pemeriksaan.

“GeNose efektif dan aman untuk pemeriksaan screening awal, tidak memakan waktu yang lama,” tandasnya. */RAP/JUN

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply