alexa
  • disway ntt malang
  • ngopisore

Tiong Ohang Blankspot, Warga Menjerit Kesulitan dapat Jaringan

Mahulu, nomorsatukaltim.com – Masyarakat Kampung Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari menjerit. Pasalnya, beberapa pekan terakhir sinyal jaringan telekomunikasi nirkabel hilang alias blankspot.

Kehebohan hilangnya sinyal telekomunikasi nirkabel itu, saat ini telah beredar luas di media sosial facebook. Salah satunya di grup facebook Kabar Mahulu.

“Bapak atau Ibu Kepala Dinas Kominfostandi Kabupaten Mahakam Ulu yang terhormat. Mohon segera diperhatikan kondisi Tower Telkomsel yang berada di Ibu Kota Kecamatan Long Apari (Tiong Ohang),” tulis salah satu netizen.

“Sudah beberapa minggu ini tidak berfungsi/beroperasional sebagaimana mestinya. Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh warga setempat,” tulis akun itu.

Kondisi blankspot sinyal Telkom dan Telkomsel di Tiong Ohang, Long Apari itu dibenarkan oleh Kepala Polsek Long Apari, Iptu Ruwadiantono.

“Iya benar, sudah satu minggu (pekan) sinyal telekomunikasi seluler dan internet hilang di Kampung Tiong Ohang,” ungkapnya.

“Tapi kami tidak tahu apa penyebabnya. Yang pasti memang blankspot tidak ada sinyal seluler dan internet. Entah ada masalah di tower atau dimana, belum diketahui. Apakah mungkin karena gangguan cuaca hujan dan angin kencang, belum ada konfirmasi,” tukas Iptu Ruwadiantono.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Mahulu, Nasution Hibau Djaang, mengatakan pihak langsung mersepon kondisi tower di Kampung Tiong Ohang.

“Terkait tower telekomunikasi di Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari, sudah saya laporkan langsung kepada Bapak Samuel, Vice Presiden Direktur Telkomsel di Jakarta,” terangnya dalam pesan WhatApps (WA) kepada Disway Kaltim.

Menurut Hibau, Diskominfostandi Mahulu segera turun kelapangan, mengecek, dan follow up. Tim saat ini sedang menuju lokasi di Tiong Ohang.

“Semoga 2-3 hari mendatang bisa on air kembali,” tandasnya.(imy/boy)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply