alexa
disway ntt malang

Indonesia Bisa Manfaatkan Energi Nuklir untuk Pembangkit Listrik

Jakarta, Nomorsatukaltim.com – Indonesia tengah mengejar target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23 persen pada 2025 dan 31 persen pada 2050. Namun, capaian sampai dengan 2020 baru sebesar 11,5 persen atau baru separuh dari target 2025.

Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Anhar Riza Antariksawan mengatakan, di dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) untuk sektor pembangkit listrik disebutkan sumber EBT berasal dari panas bumi, air, bio energi, solar, bayu, dan EBT lainnya.

Dari sumber energi EBT lainnya disebutkan, tambahan kapasitas sampai dengan 2050 dibutuhkan sebesar 6,1 Giga Watt (GW). Namun sayangnya, jenis EBT lainnya ini belum dijelaskan secara rinci. Tapi menurutnya, nuklir bisa menjadi pertimbangan untuk dimasukkan dalam jenis EBT lainnya ini. Karena tenaga nuklir memiliki teknologi paling siap.

“Saya mau sampaikan ada porsi EBT lainnya. Ada 6,1 GW. Energi baru ini menurut saya, teknologi saat ini nuklir-lah yang paling siap,” paparnya, Selasa (9/3).

Dia menilai, pemanfaatan energi nuklir tidak harus menunggu semua energi habis. Namun bisa dipertimbangkan dengan beragam kajian.

“Energi nuklir bisa dimanfaatkan. Standar keamanan tinggi bisa jadi pertimbangan,” jelasnya.

Diketahui, pemanfaatan energi nuklir masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Karena berkaca dari negara lain, energi nuklir pernah mengalami kecelakaan.

Dia menjelaskan, dari sisi teknis Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sudah mengalami perkembangan. Dari mulanya generasi 1, lalu berkembang ke generasi 2. Generasi 2 kini sudah banyak dioperasikan di beberapa negara.

“Generasi 3 dibangun awal 2000-an. Yang masuk generasi 3 desain keselamatan lebih pasif. Fukushima belum dengan keamanan pasif. Ke depan, generasi 4 tahun 2030 ke atas. Penelitian sudah ada sekarang,” jelasnya. (cnbc/qn)

Sumber: Nuklir Paling Siap Tingkatkan Energi Terbarukan RI, Setuju?

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply