ngopi

Pupuk Subsidi Langka di Kutim

Kajan Lahan Minta Perhatian Pemerintah

Kutim, nomorsatukaltim.com – Sebagai wakil rakyat, terutama yang memiliki konstituen daerah pemilihan (Dapil) di pedesaan, tentu harus memperhatikan hal mendasar. Salah satunya adalah pupuk subsidi yang langka di Kutai Timur (Kutim). Padahal bagi petani pupuk ini sangat dibutuhkan.

Bahkan secara garis besar, persoalan kelangkaan pupuk bersubsidi hampir dialami oleh masyarakat di 8 Kecamatan Dapil IV. Hal itu diungkapkan oleh Kajan Lahan usai turun melaksanakan kegiatan serap aspirasi (reses) beberapa waktu lalu. “Hampir semua masyarakat di 8 Kecamatan Dapil saya yang mayoritas petani, aspirasinya sama yakni soal kelangkaan pupuk,” ucap Kajan kepada awak media pada (05/03) siang.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kutim itu menyebut, jika kelangkaan pupuk telah terjadi sejak beberapa bulan yang lalu. Anehnya, ini hanya terjadi untuk pupuk bersubsidi saja. Sementara untuk pupuk non subsidi di pasaran masih ada dan mudah didapatkan.
“Pupuk non subsidi itu mahal, harganya bisa dua kali lipat dari pupuk subsidi. Makanya masyarakat mengeluh ke kita,” imbuhnya.

Dirinya juga mengaku akan menyuarakan persoalan mendasar yang tengah dialami oleh petani di 8 Kecamatan, yakni Muara Wahau, Kongbeng, Batu Ampar, Muara Bengkal, Long Mesangat, Busang, Muara Ancalong, hingga Telen. Ke forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), agar kesulitan dialami rakyat dapat segera direspon oleh Pemerintah. (adv/bct)

dprd kutim
Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply