alexa
  • disway ntt malang
  • ngopisore

Wali Kota Samarinda Open Diikuti 8 Daerah, Bulungan Juga Hadir

Samarinda, nomrosatukaltim.com – Dahaga atlet tenis lapangan akhirnya terbayarkan. Kejuaraan bertajuk Wali Kota Samarinda Open diikuti dengan penuh antusias. Pesertanya tak hanya dari Kaltim saja. Dari Bulungan, Kaltara pun ikut ambil bagian.

Total ada 8 daerah yang mengikuti kejuaraan terbuka itu. 7 daerah dari Kaltim. Satu lagi dari Bulungan. Muhammad Iqbal, salah satu petenis dari ibu kota Kaltara itu bilang. Mereka jauh-jauh ke Samarinda karena sudah sangat ingin bertarung di kejuaraan.

Sejak pandemi memberhentikan aktivitas olahraga tahun lalu. Sampai kini sudah diperbolehkan latihan bersama dan menggelar kejuaraan. Gerak tenis di Kaltara, kata Iqbal masih lesu-lesu saja.

Iqbal dan koleganya memang terus berlatih. Tapi ya, berlatih saja. Tidak ada kejuaraan. Makanya beberapa dari mereka. Begitu mendengar ada Wali Kota Samarinda Open. Langsung merespons dan ikut ambil bagian.

“Senang rasanya kembali diselenggarakan kegiatan seperti ini, karena selama pandemi ini tidak ada turnamen sama sekali. Sementara di Kaltara juga kurang ada kegiatan. Jadi sangat bagus untuk kami melatih diri. Kami datang untuk mengikuti pertandingan, menambah pengalaman,” katanya, Selasa 02 Maret 2021.

Selain mencari pengalaman secara individu. Kontingen asal Bulungan akan sambil mempelajari bagaimana cara menggelar kejuaraan tanpa menabrak protokol kesehatan. Sehingga kejuaraan serupa bisa juga digelar di provinsi pecahan Kaltim tersebut.

“Teman-teman di sana aktif saja kalau latihan, tapi ya itu sepi kejuaraan. Jadi gimana ya, rasanya kurang gereget lah. Nah, dengan ini kan nanti bisa kami coba selenggarakan di sana. Tentu dengan ikuti protokol kesehatan yang ketat seperti di sini,” tambahnya usai menyelesaikan pertandingan.

Iqbal berharap, ke depan. Selain kejuaraan tenis semakin banyak. Adu hebat atlet antar kedua provinsi juga bisa lebih sering dibuat. Menurutnya hal itu menjadi sesuatu yang sangat menarik untuk diikuti. Karena ada gengsi daerah yang terbawa untuk menambah suasana tanding.

“Selain untuk adu prestasi, juga untuk bersilaturahmi dengan semua pemain tenis di kaltimtara. Saya secara pribadi akan selalu mengikutinya, Insyaallah,” pintanya.

Terpisah panitia Wali Kota Samarinda Open, Toni Hartono, menyampaikan jika kejuaraan kali ini termasuk cukup besar. Jika dilihat dari jumlah pesertanya. Hal ini terjadi karena panitia mempertandingkan kelas junior hingga veteran. Jadi atlet berusia u-12 tahun hingga 60 tahun bisa ikut.

“Tujuannya adalah untuk meningkatkan semangat dan kepercayaan diri. Juga jam terbang bagi petenis junior. Kelompok umur 10-18 tahun. Selain itu juga kita membiasakan supaya bermain dengan menjalankan protokol kesehatan. Karena selama pandemi kejuaraan di-delay semua,” katanya.

Turnamen ini juga sebagai persiapan petenis Kaltim untuk mempersiapkan diri menuju kejurnas Medan, April 2021 nanti. Juga sebagai persiapan atlet Samarinda untuk menghadapi Pra Porprov.

“Biasanya ada saja peserta yang berangkat (ke kejurnas) walau menggunakan biaya pribadi, kecuali mereka yang punya sponsor,” timpalnya.

Diketahui, turnamen Wali Kota Samarinda Open ini bekerja sama dengan Tim Gugus COVID-19. Jumlah peserta keseluruhan 114 petenis dari junior, prestasi dan veteran. Delapan Kabupaten Kota yang hadir  minus Kabupaten Paser, PPU, dan Kabupaten Berau. Dan memperebutkan hadiah total Rp 50 juta. (frd/ava)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply