Komang Jelaskan Beda Borneo FC dan Timnas U-19

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Komang Teguh diketahui langsung ambil bagian di sesi latihan bersama Borneo FC Samarinda. Proyeksi Piala Menpora 2021. Sudah beberapa hari terakhir di Kota Tepian, pemain berdarah Bali itu mengungkapkan perbedaan Borneo FC dengan timnas.

Borneo FC Samarinda adalah klub profesional pertama Komang Teguh Trisnanda. Performa apik pemain kelahiran Bangli, Bali itu di timnas membuat Pesut Etam langsung mengganjarnya kontrak jangka panjang. Karena merasa pemain 18 tahun itu akan jadi prospek panjang klub.

Menjadi bagian dari sebuah klub kasta teratas begitu mengesankan bagi Komang. Pemain yang bisa beroperasi di sektor gelandang bertahan, bek tengah-kanan, dan bek tengah-kiri itu. Merasa ada perbedaan kultur di klub.

Pertama adalah pola latihan. Komang bilang, di timnas intensitas latihannya lebih berat ketimbang di klub. Tentu hal ini sebuah hal yang wajar. Mengingat timnas dibentuk untuk mengejar turnamen jangka pendek. Sementara klub profesional menyiapkan diri untuk kompetisi berdurasi hampir setahun.

“Perbedaan paling terasa di pola latihan ya. Kalau di timnas bisa sampai 3 kali sehari. kalau di klub ini sekarang ini masing ringan, mungkin karena masih tahap awal ya. Baru sekali sampai dua kali sehari,” katanya, Senin 1 Maret 2021.

Apa yang dibilang Komang memang ada benarnya. Karena ia masuk dalam daftar 3 pemain yang level fisiknya paling gacor sejauh ini.

Selain perkara teknis. Di Borneo FC, Komang merasakan betul interaksi pemain lintas generasi. Berbeda dengan di timnas yang masih seumuran. Di klub, nuansanya lebih berwarna. Karena banyak pemain berpengalaman di dalamnya.

Sejauh ini, Komang merasa nyaman dengan kultur klub. Dua pemain senior Pesut Etam, Sultan Samma dan Wildansyah disebut Komang sangat peduli pada para juniornya. Sehingga proses adaptasi berlangsung cepat.

“Pemain senior paling deket sih Bang Sultan. Orangnya terbuka, asyik gitu. Suka ngasih masukan-masukan. Bang Wildan juga,” lanjut Komang.

Ketika disinggung apakah ia sudah mengitari Samarinda sebagai salah satu proses adaptasinya. Komang bilang, ia belum ke mana-mana. Sehari-harinya hanya dihabiskan untuk berlatih di stadion dan istirahat di mess tim.

“Belum ke mana-mana selama di Samarinda. Karena Fajar  juga baru datang, kalau udah ada dia kan bisa jalan bareng nanti,” ujar karib Fajar Fathurahman itu.

Terlepas apapun itu, sementara ini. Komang akan berusaha sebaik mungkin menaklukkan masa adaptasinya. Dan berlatih sebaik mungkin agar memiliki kans debut lebih cepat. (frd/ava)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply