Harga Ayam ‘Terbang’ Lagi

TELUK BAYUR, DISWAY – Setelah beberapa pekan turun, harga ayam kembali ‘terbang’. Di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD). Harga sebelumnya Rp 20 ribu, naik menjadi Rp 27 ribu per kilogram (kg). Kenaikan yang cukup signifikan.

Penjual ayam yang juga penyuplai, Munir mengaku, harga ayam naik karena pasokan ayam dikurangi. “Kemarin harga turun karena stok melimpah. Sementara pembeli kurang,” ujarnya kepada Disway Berau, Selasa (23/2).

Karena itulah, kata Munir, suplai dikurangi. Agar pedagang tidak merugi. Bahkan diupayakan menutupi kerugian sebelumnya. Saat harga turun.

“Biasanya menyuplai 32 ribu ekor per minggu. Sekarang hanya 24 ribu ekor,” jelasnya. Meski suplai dikurangi, bukan berarti pedagang akan untung banyak. Sebab, kata Munir, dengan naiknya harga, berpengaruh pada jumlah penjualan. Pembeli berkurang. Omzet turun, namun tidak sampai merugi seperti sebelumnya.

“Sebelum pandemik bisa habis 1.000 lebih ayam potong dalam sehari. Sekarang hanya kisaran 600-700 ekor,” ucapnya. Pedagang ayam lainnya, Udin mengungkapkan, selain harga naik, penurunan pembeli karena perekonomian masyarakat juga turun.

“Perusahaan mengurangi produksi, sehingga sebagian karyawan dirumahkan atau di-PHK. Daya beli pun menurun,” ujarnya. Udin pun membandingkan. “Dulu kalau habis gajian pasar sangat ramai. Sekarang biasa saja, bahkan sepi,” katanya. Apalagi, imbuhnya, kebijakan Sabtu-Minggu pasar hanya beroperasi hingga pukul 12.00 Wita.

Bahkan, Adi, juga penjual ayam, sudah mengurangi stok. Namun tetap saja ada yang tertinggal. “Biasanya 100 kilogram habis, sekarang 80 kilogram masih tersisa,” tambahnya. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply