Butuh Rp 500 Miliar

Perbaikan Jalan Pesisir Selatan Berau

TANJUNG REDEB, DISWAY – Hingga kini, penyelesaian jalan poros provinsi menuju 5 kecamatan di pesisir selatan belum kunjung selesai. Butuh anggaran cukup besar, agar tuntas.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltim, Makmur HAPK mengatakan, untuk perbaikan keseluruhan akses jalan provinsi itu diperkirakannya perlu sekira Rp 500 miliar.

“Bahkan bisa lebih dari Rp 500 miliar,” tuturnya, saat reses di kediamannya, Jumat (19/2).

Meski begitu, dirinya menegaskan, akan tetap memperjuangkan akses jalan tersebut demi kelancaran masyarakat dalam beraktivitas. Sebenarnya, perbaikan sudah dimulai dari Kecamatan Sambaliung. Hanya, tidak bisa sekaligus, karena harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Begitu juga dengan akses jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Perbaikan itu sudah dilakukan, tapi pelan-pelan, menyesuaikan anggaran. Apalagikan, anggaran kita juga banyak dialihkan ke penanganan COVID-19,” jelasnya.

Jalan menuju pesisir selatan, merupakan akses penting bagi masyarakat yang berada di lima kecamatan itu. Tidak hanya untuk kepentingan mobilisasi ke Ibu Kota Tanjung Redeb, tapi juga kepentingan usaha masyarakat antar kecamatan, baik dalam memasarkan hasil pertanian, maupun kegiatan sosial lainnya.

“Memang insfrastruktur ini penting, paling tidak masyarakat di sana bisa lancar beraktivitas dan berusaha,” jelasnya.

Ketika ditanya target penyelesaian jalan pesisir selatan. Makmur belum bisa menjamin kapan akan tuntas. Namun, sebagai ketua DPRD Kaltim yang juga mewakili Kabupaten Berau, dirinya akan berupaya akan menuntaskan perbaikannya.

“Memang tidak bisa dipercepat, apalagi dengan kondisi sekarang (Pandemik COVID-19). Paling tidak harapan saya, 2024 nanti itu sudah selesai,” terangnya.

Akses pesisir selatan menghubungkan 5 kecamatan, yakni Tabalar, Biatan, Talisayan, Batu Putih, dan Bidukbiduk. Lima wilayah itu memiliki potensi seperti perkebunan, pertanian dan destinasi wisata. Sehingga perlu didukung, agar lima kecamatan itu dapat berkembang.

“Tentunya dengan peningkatan insfratruktur dasar, salah satu peningkatan akses jalan itu,”jelasnya.

Akan tetapi, ditegaskannya, tidak hanya upaya menyelesaikan perbaikan jalan. Namun sejumlah insfrastruktur dasar lainnya, seperti air bersih, listrik, pendidikan dan kesehatan. Sebagai putra daerah Berau, dirinya tentu akan memprioritaskan apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Tentu itu juga akan saya upayakan agar insfrastruktur ini dapat merata di Kabupaten Berau,” pungkasnya. */ZZA/APP

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply