2 Striker Paling Berbahaya bagi Riki Pambudi

Balikpapan, nomorsatukaltim.com- Banyak penyerang yang telah dihadapi kiper Persiba Balikpapan (non kontrak), Riki Pambudi sepanjang kariernya. Tapi ia memilih dua pemain yang paling sulit untuk ia taklukkan. Siapa saja?

Posisi penjaga gawang memang sangat vital dalam sebuah tim sepak bola. Karena kiper adalah orang terakhir. Yang tak sering turut menentukan menang-kalah timnya.

Dalam prosesnya, memang kiper tak berjuang sendirian. Karena masih ada beberapa pemain yang ikut mengawal gawang. Tapi tetap saja, keahlian kiper dalam menaklukkan penyerang lawan sangatlah vital.

Riki Pambudi yang sudah punya jam terbang tinggi sebagai kiper punya penilaian sendiri. Soal striker yang sangat membahayakan gawang yang pernah dia kawal. Setidaknya ada dua striker yang menurut kiper kelahiran Kutai Kartanegara ini jadi predator yang sulit ditaklukkan.

Pertama eks striker Bhayangkara FC Paulo Sergio. Memang Paulo bukanlah pemain yang berposisi sebagai striker. Melainkan gelandang. Namun Paulo kerap dipasang sebagai second striker atau striker bayangan. Maka otomatis punya tugas membobol gawang lawan juga. Selain memberikan ruang untuk striker murni.

Ceritanya ketika Liga 1 2017 lalu. Riki yang ketika itu membela Mitra Kukar harus menerima keganasan Bhayangkara FC dengan kekalahan 4-1. Naga Mekes yang saat itu diperkuat Mohammed Sissoko tak berdaya pada laga yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga.

Gol dari tuan rumah dicetak oleh Octavio Dutra, Paulo Sergio, dan dua gol Guy Junior. Sementara gol hiburan Mitra Kukar melalui kaki Marclei.

“Dia (Paulo) punya akurasi bagus, kecepatan, juga punya tendanganan bebas yang akurat menurut saya. Dia bisa membuat sulit pemain belakang ya termasuk kiper,” ingat Riki.

Kedua. Tentunya Cristian Gonzales yang cukup merepotkan Riki. Striker berdarah Uruguay itu memang diakui sebagai salah satu yang tertajam sepanjang sejarah sepak bola Indonesia. El Loco bersanding bersama Bambang Pamungkas, Boaz Solossa hingga Ilham Jayakesuma.

Riki pernah berhadapan dengan El Loco ketika pada semifinal Liga 2 2018 lalu.

Riki yang membela Kalteng putra mesti berhadapan dengan PSS Sleman yang mengandalkan El Loco sebagai ujung tombak. Pada leg 2 babak semifinal Liga 2 2018 itu PSS Sleman menang 2-0. Dua gol Elang Jawa diborong El Loco. Padahal ketika itu El Loco berusia 40 tahun. Sepasang gol tersebut dibuat melalui kepala. Tentunya Riki dibuat tak berkutik. Dia pun mengakui El Loco striker yang berbahaya.

“Sulitnya sih ya El Loco susah ditebak aja dan penempatan bolanya lumayan susah kalau ke gawang. Cukup merepotkan,” kata Riki.

Kini keduanya belum bertemu lagi. El Loco sendiri saat ini masih menganggur belum juga memutuskan pensiun. Bisa saja El Loco kembali perkuat klub Liga 2 musim 2021 yang satu grup dengan Persiba. Mengingat Riki kemungkinan besar masih berseragam biru. (fdl/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply