Perjuangkan Fakultas Kedokteran

TARAKAN, DISWAY – Adri Patton yang kembali menakhodai Universitas Borneo Tarakan (UBT), terus memperjuangkan terbentuknya Fakultas Kedokteran dan program studi magister manajemen.

Karena menurutnya, Fakultas Kedokteran menjadi kebutuhan di Kalimantan Utara sebagai daerah terdepan, terpencil, dan terluar. “Itulah cita-cita saya sejak dulu. Menghadirkan Fakultas kedokteran di sini (UBT),” ujar Adri Patton, Rabu (10/2).

Keinginannya itu, juga dilandasi kurangnya dokter sebagai penunjang pelayanan kesehatan di provinsi ke-34 ini. Terutama di perbatasan dan pedalaman. Ia berharap dengan adanya Fakultas Kedokteran, dapat menunjang kualitas pelayanan kesehatan. Selain itu, hadirnya Fakultas Kedokteran, membuat pelajar Kaltara tidak harus menempuh pendidikan di perguruan tinggi keluar daerah.

Selain itu, ia juga ingin mewujudkan sistem merdeka belajar bagi mahasiswa, dengan berbagai macam kegiatan. Oleh karena itu, akan dilakukan MoU dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara maupun kabupaten/kota.

“Sistem kampus merdeka belajar ini ada tiga semester. Mahasiswa dibolehkan melakukan proses pembelajaran di luar kampus, di luar prodi, dan ada kerja sama dengan perusahaan BUMN maupun swasta. Jadi, lulusan UBT bukan hanya tahu ilmu manajemen, tetapi juga memahami ilmu sosial lainnya. Termasuk hal-hal yang bersifat aplikasi maupun kemasyarakatan,” jelasnya.

Pihaknya juga terus melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri. Seperti Jerman dan Thailand. Baik dalam hal bertukar kompetensi maupun mahasiswa.

Tak hanya itu, di UBT pun telah dikembangkan beberapa prodi baru. Di antaranya teknik komputer, akuntasi, keperawatan dan kebidanan. Serta menambah jenjang strata dua meliputi pengajuan untuk lingkungan, pertanian. Kemudian, magister manajemen juga sedang proses. */ANI/REI

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply