Bantuan Nelayan Tetap Ada

TANJUNG REDEB, DISWAY – Meski terjadi pemangkasan sebesar anggaran 50 persen imbas pandemik coronavirus disease 2019 (COVID-19). Dinas Perikanan Berau tetap mengupayakan bantuan kepada para nelayan, terutama alat oprasional melaut.

Kepala Bidang Dan Pelayanan Usaha Dinas Perikanan, Jen Mohammad mengungkapkan, tahun 2020 anggaran hanya Rp 4 miliar. Dan tahun ini, diprediksi sekira Rp 2 Miliar. Kendati demikian, bukan berarti bantuan nelayan ikut dipungkas.

“Dengan adanya pemotongan anggaran, kami siasati untuk mengurangi perjalanan atau turun kelapangan, agar menghemat pengeluaran,” ujarnya kepada Disway Berau, Selasa (9/2).

Dia menjelaskan, pemotongan anggaran dihibakan untuk bantuan-bantuan bagi masyarakat yang berdampak pandemik. Baik berupa bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan sosial lainnya.

“Sebenarnya sama saja, yang dipotong untuk membantu juga. Hanya saja, kami lebih memberikan bantuan berupa alat untuk mempermudah nelayan mencari ekonomis mereka,” bebernya.

Saat ini, pihaknya tidak ingin tergesah-gesah untuk menginformasikan terkait program-program barunya. Karena masih menunggu kejelasan terkait anggaran tersebut. Dikhawatirkan ada perubahan.

“Sekarang anggaran jelas juga, tapi tidak tahu kedepannya ada perubahan atau tidak. Takutnya kami kerjakan dan sampaikan ke nelayan. tapi ternyata ada perubahan. Itu yang kami hindari,” bebernya. *DEW/JUN

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply