Kajian Akademik DOB Samarinda Seberang Ditarget 3 Bulan

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Tim Daerah Otonomi Baru (DOB) Samarinda Seberang bersama Majelis Rakyat Kaltim Berdaulat (MRKB) menggandeng akademisi Universitas Mulawarman untuk menyusun dokumen kajian akademik rencana pembentukan DOB Samarinda Seberang.

“Target kami tiga bulan kajian akademik rampung,” kata Aji Sofyan Effendy, akademisi Unmul yang tergabung dalam tim kajian akademik, ditemui di tempat yang sama.

Berita terkait: Pembahasan DOB Samarinda Seberang Kembali Bergulir, Diusulkan Jadi Kota Madya

Ada beberapa aspek yang akan dikaji, kata Aji. Di antaranya aspek kewilayahan, aspek administrasi, ekonomi dan sosial. Dari seluruh aspek itu ada kurang lebih 40 indikator yang akan diukur.

Jika skor yang diukur dari semua aspek mencapai skor 400, maka wilayah tersebut layak untuk diajukan sebagai DOB. Jika di bawah itu, belum dikategorikan layak.

“Contohnya rasio jumlah puskesmas dengan penduduk. Misalnya poinnya 3. Jika rasio tercapai artinya memeroleh 3 poin untuk indikator itu,” jelas Aji.

Dengan menganalisis potensi yang ada di wilayah tersebut, Aji optimistis skor dapat tercapai. Namun selebihnya, lanjutnya, masih banyak dokumen lain yang harus dipenuhi. Misal persetujuan dari Pemprov Kaltim, Pemkot Samarinda dan DPRD.

Sementara itu, terkait dengan adanya moratorium pemekaran daerah yang ditetapkan pemerintah pusat sejak lima tahun lalu, Aji Sofyan menanggapi bahwa itu masalah yang lain. Namun ia juga optimistis bahwa dengan adanya IKN, rencana ini bisa diwujudkan. (das/eny)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply