Jangan Ada yang Dirugikan

Penerapan PPKM di Bulungan

TANJUNG SELOR, DISWAY – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang akan diterapkan Pemkab Bulungan, untuk menindaklanjuti surat edaran dari Pemprov Kaltara, menurut Wakil Ketua I DPRD Bulungan, Aluh Berlian, bisa saja dilaksanakan.

Namun, kata politikus Partai Golkar ini, jika penyebaran virus Corona di Bulungan berisiko tinggi. Karena menurut Aluh Berlian, dengan PPKM, maka pengusaha kafe atau restoran harus membatasi jam operasional.

“Memang kalau lihat sekarang seperti kafe itu perlu diantisipasi adanya kerumunan. Dibatasi jam malam itu sebenarnya bagus juga. Tapi harus dipikirkan juga nasib pengusaha yang bukanya mulai sore sampai malam,” ujar Aluh Berlian, Kamis (28/1).

“Jadi, sebelum PPKM ini diterapkan, harus benar-benar dipikirkan matang-matang dengan semua pihak. Agar tidak ada yang nanti dirugikan. Karena situasinya sekarang sulit, jadi jangan menjadikan rakyat semakin sulit,” sambungnya.

Menurutnya, dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona, paling utama yang harus dilakukan adalah disiplin protokol kesehatan. Terutama di pusat perbelanjaan. Keseriusan dalam menegakan protokol kesehatan itu, sangat perlu dilakukan. Agar masyarakat juga terlibat dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

Pihaknya menilai akhir-akhir ini upaya pencegahan semakin kendor. Utamanya dalam pendisiplinan warga. Tak heran jika penambahan kasus bukannya berkurang, namun justru terus bertambah.

“Ini harus jadi atensi pemerintah. Tidak hanya sekadar imbauan semata. Pemerintah harus turun, begitupun pemberian sanksi harus ada keputusan yang pasti,” ujarnya.

“Memang untuk ketegasan perlu ada support dana. Seperti disampaikan Kemenkes. Pemda harus tetap menganggarkan penanganan dan pencegahan COVID-19 ini,” lanjut Aluh Berlian. ADV/*/ZUH/REI

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply