Thohari Berpulang, Sekjen PDIP: Kami Kehilangan Sosok Pejuang

Jakarta, nomorsatukaltim.com – PDI Perjuangan kehilangan salah satu kader terbaiknya di Kalimantan Timur. Thohari Aziz, ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan tutup usia, Rabu (27/1/2021) sore. Di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB), pukul 17.30 Wita.

Ungkapan duka mengalir dari keluarga, kerabat hingga sejumlah pejabat. Baik di pemerintahan maupun partai politik. Termasuk dari PDI Perjuangan, mulai dari struktural tingkat kelurahan hingga pimpinan pusat.

“PDI Perjuangan mengucapkan duka cita mendalam. Dan sangat kehilangan atas meninggalnya Bung Thohari Aziz,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto kepada media ini, ketika dikonfirmasi Rabu malam.

Baca juga: Innalilllahi Pak Thohari

Di mata Hasto, Thohari merupakan sosok pejuang. Yang berdedikasi bagi partai dan masyarakat. Terhadap kabar duka tersebut, Hasto telah mengabarkannya langsung ke Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Almarhum sosok pejuang. Kami kehilangan sosok pejuang. Ibu ketua umum menyampaikan duka mendalam. Kami semua mendoakan almarhum yang telah gigih berjuang, mengibarkan panji-panji partai hingga terpilih jadi wakil wali kota Balikpapan,” ujarnya.

Perjuangan Thohari bagi PDI Perjuangan, akan selalu dikenang. Dan kepada seluruh anggota dan kader partai di Kaltim, juga harus memberi penghormatan.

“Agar seluruh anggota dan kader memberikan penghormatan terbaik kepada almarhum,” tuturnya.

Diketahui, Thohari dirawat di RSPB, beberapa hari sebelumnya. Karena terinfeksi COVID-19. Kondisinya tak stabil. Hingga menghembuskan napas terakhir Rabu sore.

Baca juga: Thohari Aziz Mangkat, Tidak Akan Terdiskualifikasi

Semasa hidup, karir politik Thohari terbilang mentereng. Ia menjadi kader PDI Perjuangan (ketika itu masih PDI) sejak tahun 1992. Pernah terlibat pengusiran Suryadi di Bandara Sepinggan. Pernah terlibat dalam upaya perebutan kantor PDI di Balikpapan.

Thohari memulai ceritanya dalam kepartaian, sebagai ketua Ranting PDI Perjuangan Sepinggan tahun 2000. Hingga menjadi ketua DPC PDI Perjuangan Balikpapan empat periode. Yakni periode 2005-2010, 2010-2015, 2015-2019 dan 2019-2024.

Di DPRD Balikpapan, Thohari menjabat sejak 2009-2014. Sebagai anggota PAW. Kemudian pada periode 2014-2019, ia dipercaya sebagai wakil ketua DPRD Balikpapan oleh partainya. Dan terpilih lagi menjadi wakil ketua di periode 2019-2024.

Di Pilkada Balikpapan 2020, PDI Perjuangan mempercayakannya maju bersama Rahmad Mas’ud. Ketua DPD Golkar Balikpapan. Melawan kolom kosong saat itu. Selain PDI Perjuangan dan Golkar, pasangan Rahmad-Thohari juga diusung Gerindra, PKS, Demokrat, PPP, Hanura, PKB dan Perindo. Dan berhasil keluar sebagai pemenang. (sah/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply