Cegah Kerusakan Tambah Parah

TANJUNG REDEB, DISWAY – Penanganan jalan ambles di poros Kelay-Labanan dilakukan. Oleh Penyelenggaraan Jalan Nasional (PJN) 2 Kaltim.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PJN 2 Kaltim, Teuku Surya Dharma mengatakan, penanganan dilakukan agar tidak menimbulkan kerusakan lebih parah.

“Dengan memperlancar aliran air dari gunung di salah satu sisi jalan. Sehingga beban jalan berkurang,” ujarnya.
Dikatakan, jika air karena intensitas hujan tinggi tidak dialirkan, berdampak pada kerusakan jalan yang lebih besar. Kalau dilakukan penimbunan, dikhawatirkan menambah beban jalan dan berdampak lebih buruk.

“Kalau ditimbun bebannya akan semakin berat. Apalagi anggarannya belum ada. Upaya saat ini mempermudah air mengalir ke seberang garis jalan. Jadi air yang dari atas jalan coba kami kendalikan,” terangnya.

Menurutnya, di lokasi tersebut sebelumnya juga pernah mengalami hal serupa. Namun saat itu, kata dia, poros jalan digeser. tapi kini terkendala cuaca.

“Kalau hujan tidak maksimal kegiatan di lapangan. Apalagi kerusakan cukup ekstrem,” ujarnya.
Selain kerusakan jalan di jalur Kelay – Labanan yang ambles akibat curah hujan tinggi, Teuku Surya menyebut ada 71 titik jalan lainnya yang tergerus dan terancam longsor. Jika tidak segera diperbaiki.

Puluhan titik itu terdapat di sekitar poros jalan Wahau, Kelay dan Labanan. Itu, tambahnya akan menjadi fokus ke depan ditangani.

“Jadi total ruas jalan yang berpotensi longsor ada 72 titik, termasuk jalan yang ambles di jalur Labanan-Kelay,” tuturnya.

Menurutnya, menangani titik jalan yang terancam longsor memerlukan anggaran besar. Juga harus ada kajian teknis dalam perbaikan. Karena tidak semua kerusakan memiliki metode sama dalam penanganan. (ZZA)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply