Anggaran Jamkesda Rp 6 Miliar

TANJUNG REDEB, DISWAY – Pemkab Berau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau menganggarkan Rp 6 miliar. Untuk program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi menjelaskan, anggaran Rp 6 miliar itu sama dengan anggaran tahun sebelumnya. Dikatakan, pembayaran premi dilakukan bertahap.

Besaran dana tersebut untuk 8.000 masyarakat di luar data keluarga kurang mampu. Sebab yang terdata masuk ranah Dinsos. Sebagai penerima bantuan iuran (PBI). Iswahyudi menyebut, 8.000 penerima masuk kategori pegawai bukan penerima upah. Yang dianggap kurang mampu. Sehingga dengan adanya Jamkesda, dipastikan tidak akan dipungut biaya apapun saat berobat.

“Kita membuka untuk 8.000 orang dulu,” jelasnya kepada Disway Berau, Senin (25/1).

Menurut Iswahyudi, perubahan bisa dilakukan. Dengan menambah atau mengcover seluruh masyarakat. Namun tergantung kemampuan keuangan daerah.

Disebutkan, yang ditanggung Jamkesda adalah pelayanan kelas III. Walau ada kenaikan premi, tetapi masyarakat tidak akan dikenakan biaya tambahan.

“Kalau dari 8.000 orang tidak mau kelas III, meminta naik kelas, tidak bisa. Dan kalau ada secara mandiri mengganti sendiri, langsung dicoret,” tegasnya. (RAP)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply