2 Jalan Nasional Ambles

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dua titik jalan nasional di Kecamatan Kelay dan Gunung Tabur, ambles. Satu titik berada di poros jalan Labanan, Kecamatan Teluk Bayur menuju Kelay. Belum Diketahui pasti apa penyebabnya. Sementara satu titik lainnya berada tepat di Kampung Maluang.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 24, Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Kaltim, Teuku Surya Dharma mengatakan, lokasi amblesnya jalan di Kilometer 42.

“Kami belum tahu kapan amblesnya, saya baru juga dapat informasinya,” ujarnya, Jumat (22/1).

Menurutnya, sekira 4 hari lalu, di lokasi jalan itu awalnya mengalami longsor di salah satu sisi, namun sudah ditangani pihaknya.

“Itu kemungkinan ambles lagi, mungkin diakibatkan intensitas hujan tinggi yang membuat tanahnya turun,” jelasnya.

Saat ini, dirinya masih berkoordinasi dengan petugas di lapangan, bagaimana penangannya. Sebab, sebagian aspalnya juga ikut mengalami kerusakan. Dikhawatirkan, jika tidak segera dilakukan perbaikan dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih parah.

“Yang jelas penangannya akan dilakukan secepatnya demi kelancaran aktivitas lalu lintas di wilayah itu,” ungkapnya.

Jalan nasional di Kampung Maluang Kecamatan Gunung Tabur, juga mengalami ambles cukup mengkhawatirkan. PPK 26 PJN wilayah II Kaltim Idris Djafar mengatakan, kerusakan tersebut sudah sempat dilakukan perbaikan rutin dengan menggunakan beronjong, dan kemudian ditimbun dengan tanah.

“Timbunannya juga sudah kami padatkan. Namun baru beberapa hari diperbaiki, kembali mengalami penurunan. Baru beberapa hari ditimbun sudah kembali turun tanahnya,” jelasnya.

Dirinya juga tidak menyangka, titik jalan yang diperbaiki tersebut kembali mengalami kerusakan. Pasalnya, dalam beberapa kejadian, perbaikan dengan menggunakan beronjong cukup efektif meskipun bersifat sementara.

“Seharusnya itu bisa, karena ketinggiannya juga tidak begitu tinggi. Kami juga tidak menyangka begitu cepat mengalami kerusakan. Apakah karena struktur tanahnya atau seperti apa itu masih kami kaji,” terangnya.

Untuk tindak lanjut kerusakan, pihaknya akan segera melakukan desain penanganan khusus agar kondisi jalan dapat segera diperbaiki. Hanya saja, perbaikan memakan biaya cukup besar dan harus melalui lelang.

“Karena ada paket-paket khusus untuk menangani kerusakan jalan yang disebabkan longsor. Di beberapa titik, penanganan khusus sudah pernah kami lakukan, dan itu efektif. Dan akan kami lakukan di jalan itu” jelasnya.

Dirinya menduga, salah satu penyebab utama kerusakan jalan akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga berdampak pada perbaikan jalan.

“Itu dugaan kami yang membuatnya kembali ambles. Segera akan kami tangani,” pungkasnya. */ZZA/APP

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply