Bupati Berau: Masyarakat Kurang Patuh Prokes

TANJUNG REDEB, DISWAY – Bupati Berau, Agus Tantomo menilai, masyarakat Berau masih kurang patuh protokol kesehatan (prokes). Padahal telah diperketat dengan sanksi denda.

Itu terbukti dari hasil Operasi Yustisi. Yang terjaring seminggu terakhir terbilang tinggi. Masyarakat yang didenda sebanyak 571 orang. Totalnya yang masuk ke kas daerah Rp 20 juta.

“Kesadaran prokes, terutama memakasi masker masih rendah. Padahal salah satu penyebab angka positif COVID-19 karena tidak patuh prokes,” ujarnya kepada Disway Berau, Kamis (21/1).

Makanya, tim harus lebih intens turun. Mendisiplinkan masyarakat. Tetap dengan sanksi denda bagi pelanggar. “Aturannya berlaku sampai 25 Januari 2021,” ungkapnya.

Tapi tidak akan berhenti di situ. Setelahnya akan rapat evaluasi. Jika masih harus menerapkan aturan sanksi denda, kata Agus Tantomo, akan dilanjutkan.

Terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di pusat, Agus mengaku Berau sudah lebih dulu memberlakukannya.

“Bahkan di PPKM boleh makan minum 50 persen di rumah makan atau kafe, di Berau dilarang. Harus bawa pulang,” paparnya. (DEW)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply