Logistik untuk Pasien Isolasi Mandiri Harus lewat Kelurahan

TANJUNG REDEB, DISWAY – Isolasi mandiri yang dilakukan pasien terkonfirmasi COVID-19, tidak semua mendapat logistik. Berupa kebutuhan sehari-hari, seperti sembako.

Kebijakan Pemerintah Kabupaten Berau atau Satgas COVID-19 diungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat.

“Tidak semua diberikan bantuan. Tidak seperti sebelumnya,” katanya kepada Disway Berau, belum lama ini.
Nofian menyebut, hanya orang tertentu yang mendapat bantuan sembako. “Kalau orang yang terkonfirmasi mampu, tidak akan diberikan,” ujarnya.

Makanya, untuk mendapatkan bantuan sembako COVID-19, harus melalui pemerintah kelurahan dan RT setempat.

“Dari kelurahan dan RT mengusulkan. Disertai pernyataan yang terkonfirmasi kondisi ekonominya kurang memadai,” jelasnya.

Alasannya, sebut Nofian Hidayat, negara terdampak, bukan saja COVID-19. Juga bencana alam. “Jadi sebagian logistik untuk bencana alam,” terangnya.

Menyikapi kebijakan itu, Lurah Karang Ambun, Arif Mulyono berupaya menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian masyarakat di wilayahnya. Terhadap warga terkonfirmasi COVID-19.

“Di Kelurahan Karang Ambun, warga patungan membantu pangan ke pasien COVID-19,” ucapnya.
Dia berharap partisipasi masyarakat. Agar tak ada lagi keluarga atau pasien positif yang merasa terkucilkan. (FST)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply