Vaksinasi Tahap I Kaltim, 14 Januari 2021

Samarinda, Nomorsatukaltim.com – Proses vaksinasi yang telah lama dinanti. Akhirnya semakin dekat. Kalimantan Timur, dipastikan akan memulai proses vaksinasi pada Kamis lusa (14/1). Sehari setelah vaksinasi tingkat nasional, yang dimulai dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada Rabu (13/1) hari ini.

Proses vaksinasi ini, akhirnya dimulai. Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) kepada vaksin Sinovac. Berdasarkan uji klinis, vaksin ini, terbukti memiliki tingkat efikasi atau kemanjuran sebesar 65,3 persen. Melampaui ambang batas dari WHO sebesar 50 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Kaltim, Setyo Budi Basuki menyatakan. Proses vaksinasi tahap pertama di Kaltim. Akan diprioritaskan khusus untuk tenaga kesehatan. Namun, penyuntikan perdana akan dimulai kepada 10 tokoh Kaltim dari unsur pemerintahan. Hal ini dilakukan sesuai arahan Kementerian Kesehatan. Tujuannya, untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas dan keamanan vaksin Sinovac.

10 tokoh tersebut di antaranya, Muhammad Sa’bani Sekretaris Daerah Kaltim, Heri Wiranto Panglima Kodam VI Mulawarman, F. Riyad Sunindyo Hakim Pengadilan Tinggi, David Hariadi Mashoer Direktur RSUD AW Syahranie, Nataniel Tandirogang Ketua IDI Kaltim, Shanty Sintessa Kepala UPTD RS Mata Kaltim, Siti Chalimatus Sakdiyah Plt BPOM Samarinda, Prihatin dan Bambang Bachtiar dari Kejaksaan Tinggi Kaltim. Serta Herry Rudolf Nahak Kapolda Kaltim dan Muhammad Samsun Wakil Ketua DPRD Klatim.

Basuki menjelaskan ada perubahan terkait distribusi vaksin ke daerah. Berdasarkan instruksi baru dari pemerintah pusat. Vaksinasi tahap pertama ini hanya dilakukan di dua daerah. Yakni ibu kota provinsi, dan satu daerah yang berbatasan dengan ibu kota provinsi. Di Kaltim, dua daerah itu adalah Samarinda dan Kutai Kartanegara.

“Ya memang instruksi baru dari pusat demikian. 8 kabupaten kota lainnya, menyusul tahap dua,” ujar Basuki kepada Disway Kaltim saat dihubungi via telpon, Selasa (12/1).

Proses vaksinasi ditarget selesai selama 2 hari, pada Kamis – Jumat (14-15/1). Untuk tenaga kesehatan di Samarinda ada sebanyak 6.355. Sementara di Kutai Kartanegara ada sebanyak 3.503 tenaga kesehatan.

Dari total 25.520 jatah vial vaksin yang diterima Kaltim. Sebanyak 12.260 di antatanya sudah dikirim ke Samarinda. Dan 7.040 dikirim ke Kutai Kartanegara. Sisanya, 5.520 vial vaksin, masih disimpan di Gudang Logistik Diskes Kaltim. (Krv/sam)

Leave A Reply