REI Balikpapan Berharap Ada Kemudahan KPR

Balikpapan, nomorsatukaltim.com  – Wakil Ketua Komisariat Real Estate Indonesia (REI) Balikpapan Andi Arief Mulya Dwi Hartono mengharapkan tahun ini industri properti akan tumbuh dibanding tahun sebelumnya.

“Harapannya begitu. Tetapi kelihatannya konsumen juga masih wait and see sebelum berinvestasi untuk properti,” kata Andi Arief kepada Disway dan nomorsatukaltim.com saat dihubungi, Selasa (12/1/2021).

Pihaknya pun masih menunggu pemerintah. Apakah akan ada kebijakan bagi masyarakat dalam kemudahan pengurusan KPR. “Kita tunggu saja, semoga ada skema baru dari pemerintah supaya masyarakat dapat dimudahkan dalam urusan KPR terutama untuk rumah subsidi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kaltim Sunarti Amirullah mengatakan, animo masyarakat terhadap rumah MBR masih tinggi. Bahkan mengalami peningkatan.

Pada 2020 berhasil membangun 2.300 unit rumah MBR dan 2019 telah terserap 2.700 unit. “Walaupun di posisi pandemi tetapi peminat rumah MBR masih tinggi. Karena masyarakat memperhitungkan dengan matang dalam membeli,” jelas Sunarti Amirullah belum lama ini.

Realisasi pembangunan perumahan MBR tersebut tersebar di sejumlah daerah Provinsi Kaltim. Di antaranya Kota Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kabupaten Sangata, Berau, Penajam Paser Utara dan Tanah Grogot. “Tahun ini ditargetkan 5.000 unit terbangun,” sebutnya.

Pasang Target Naik 20 Persen

PT Rachmat Agung Sentosa atau Rachmat Group Land yang telah mengembangkan bisnis properti di Balikpapan optimis pada tahun ini industri properti akan lebih baik.

Perusahaan tersebut telah sukses mengembangkan dua perumahan. Yaitu Sepinggan Pratama dan Permata Gading. Kini mengembangkan pembangunan unit perumahan yang berlangsung sejak dua tahun terakhir. Perumahan Gading Pratama tersebut berlokasi di Jalan Batu Ratna, Karangjoang.

Direktur Utama PT Rachmat Agung Sentosa Andi Sangkuru mengungkapkan, pada awal tahun ini belum ada geliat properti. Namun ditargetkan pada tahun ini penjualan naik 20 persen dari realisasi tahun 2020. “Kami target naik 20 persen untuk tahun ini,” ungkapnya tanpa menyebut realisasi pada tahun sebelumnya saat dihubungi, kemarin.

Adapun strategi penjualan yang akan dilaksanakan pada tahun ini adalah kemudahan uang muka. Serta gimmick yang bisa menjadi daya tarik konsumen. “Ada kemudahan uang muka dan gimmick,” ujar Andi Sangkuru. (fey)

Leave A Reply