Semangat Baru Nakhoda PKS di Benuo Taka

Penajam, nomorsatukaltim.com – Wakidi kembali dipercaya memimpin DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Penajam Paser Utara (PPU). Keputusan ini disampaikan Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat Musyawarah Daerah (Musda) V DPD PKS PPU.

Setelah Musyawarah Nasional (Munas), DPP PKS memilih dewan pimpinan tingkat pusat. Kader-kader di daerah pun memilih pemimpinnya. Yakni melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKS Kaltim dan Musda PKS di kota dan kabupaten se-Kaltim. Yang digelar secara daring.

Musda ini dimulai pada 20 Desember lalu. Dengan pemilu raya kader pelopor. Hasilnya dikirim ke DPW dan DPP. Untuk dibahas dalam rapat DPTP. Hasil finalnya kemudian dituangkan dalam surat keputusan Presiden PKS.

Ada delapan usulan PKS PPU. Di antaranya Asinar Basrah, Arul Paddupai, Fatmi Kurniastuti, Ratna Dewi, Rois Umar, Tohiron, Samsuri, dan Wakidi yang akhirnya terpilih menjadi ketua.

Sementara Asrul Padupai ditetapkan sebagai sekretaris. Fatmi Kurniastuti menjadi bendahara umum. Lalu Ketua Majelis Pertimbangan Daerah dijabat Samsuri dan Sekretarisnya Tohiron. Ketua Dewan Syariah Daerah diisi Rois Umar, dan Sekretaris, Ketua Umum DPD, Sekretaris Ratna Dewi.

Wakidi menuturkan, DPP PKS memberikan beberapa poin amanah di pundak DPTW periode 2020-2025. Di antaranya merekrut kader dan meningkatkan jumlah kursi di DPRD kabupaten.

Kemudian, katanya, secara nasional PKS menargetkan 15 persen untuk tingkat daerah. “Jadi, PKS akan lebih berkontribusi bersama melayani rakyat PPU. Dan berjuang memenangkan kontestasi pemilu 2024,” katanya.

Selain itu, arah partai berlambang bulan sabit kali juga lebih dipertegas. Dengan berubahnya simbol dan paduan warna. Dari yang awalnya persegi menjadi bulat.

Wakidi menjelaskan, setiap periode memang ada perubahan lambang. Walaupun hanya sebagian. Tapi semangatnya selalu tumbuh dan berkembang. Warna orange diambil untuk menyesuaikan masyarakat pemilih di 2024. Yaitu 60 persen usia produktif. “Sehingga selaras dengan warna orange yang fresh, sporty dan semangat,” jelasnya.

Hal ini, lanjut dia, sejalan dengan arah PKS di PPU. Yang sudah sejak beberapa waktu lalu kaum milenial menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari PKS.

Ada program yang selalu mendekatkan partai dengan anak muda di PPU sudah berlangsung tahun ini. Yaitu pelatihan bisnis digital marketing.

Lalu, ada PKS Award untuk pemuda inspiratif. Yaitu turnamen game berbasis digital, futsal dan stand up comedy.

“Kami juga rutin menggelar pertemuan terbuka. Seperti diskusi kebangsaan yang digelar pada peringatan Sumpah Pemuda lalu,” tutupnya. (rsy/qn)

Leave A Reply