Selain COVID-19, Waspadai Penyakit ‘Silent Killer’ Berikut Ini

Kutim, nomorsatukaltim.com- Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kutim dr Bahrani Hasanal mengingatkan semua orang yang mengidap penyakit tidak menular (PTM), meliputi hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, kanker, gagal ginjal, asma, thalasemia dan lain sebagainya, untuk waspada pada saat pandemi COVID-19.

Penyakit ini, kata dr Bahrani, sekarang menjadi pembunuh terbesar dan pembiayaan kesehatan tertinggi.

“Penyakit ini kita ketahui disebabkan oleh metabolik, gangguan lingkungan dan perilaku individu. Di masa pandemi juga penyakit ini menjadi komorbid atau penyakit penyerta COVID-19 dengan kematian yang cukup tinggi. Dan penyakit tidak menular ini sering juga disebut sebagai the silent killer,” ungkapnya saat ditemui, Senin (28/12/2020).

Kenapa orang dengan penyakit ini rentan terinfeksi di masa pandemi COVID-19? Kata Bahrani semuanya bermuara pada rendahnya fungsi kekebalan tubuh. Sehingga menurunnya imunitas tubuh seorang penyandang PTM.

“Karena penyakit tidak menular ketika sudah diidap oleh seseorang, dia akan bersifat permanen,” ungkap Bahrani.

kata Bahrani, penyakit yang mempunyai sifat permanen ini akan mengalami gangguan fungsi organ tubuhnya. Sehingga ini juga bermuara pada menurunnya fungsi kekebalan tubuhnya.

“Sehingga, seringkali diimbau kepada orang-orang yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta di masa pandemi untuk tetap berada di rumah, tidak perlu keluar apabila tidak perlu, terapkan protokol kesehatan” imbuhnya.

Ia memaparkan, pola hidup bersih dan sehat bisa dimulai dengan mengukur tekanan darah secara teratur, menjaga makanan tetap sehat dengan membatasi konsumsi gula, garam dan lemak, menghindari makanan manis, perbanyak makan buah dan sayur, menjaga berat badan ideal, melakukan aktivitas fisik secara rutin seperti jalan, atau melakukan aktivitas sehari-hari di rumah.

“Sebisa mungkin jadikan pandemi COVID-19 ini sebagai momentum untuk membudayakan gaya hidup sehat,” pungkasnya. (Oke/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply