Harus Miliki Divemaster

TANJUNG REDEB, DISWAY – Sebagai salah satu daerah destinasi wisata, termasuk penyelaman, Berau harus memiliki divemaster. Yaitu pengawas dan pemandu selam bersertifikasi.

Makanya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau akan melaksanakan pelatihan diving level divemaster. Anggarannya menggunakan dana hibah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kepala Bidang Bina Usaha, Jasa, Sarana, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disbudpar Berau, Mulyati menjelaskan, semua pendanaan diberikan dari kementerian. Tujuan kegiatan, agar pemandu wisata bersertifikat. Dalam memandu turis lokal dan mancanegara berwisata di tengah pandemik COVID-19.

“Peserta pelatihan hanya 11 orang. Harus masyarakat lokal sesuai dengan kebijakan pemerintah dan arahan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Mereka akam memantau langsung,” jelasnya kepada Disway Berau, Kamis (17/12).

Dikatakan, 11 orang yang memenuhi syarat mengikuti divemaster, memiliki sertifikat open water, sertifikasi advance open water, dan sertifikat emergency first response (EFR) yang masih berlaku.

“Akan dilihat kemampuan fisik. Yaitu berenang bebas 400 meter dengan memaksimalkan waktu, dan menyelam 10-30 menit. Jika tidak dipenuhi, peserta gagal,” ungkapnya.

Sertifikat divemaster, tambah Mulyati, menjadi nilai jual kepada pada wisatawan. Terutama wisatawan mancanegara. Meskipun sudah ada standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan.

“Kita telah bekali SOP berwisata bawah laut selama pandemik. Seperti baju dan perlengkapan selam harus disemprot desinfektan dan dianjurkan memakai peralatan selam milik sendiri,” tandasnya.

Menurut Mulyati, sudah ada beberapa wisatawan mancanegara yang membooking waktu untuk berwisata. (*)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply