Tarakan Naik, Bulungan Turun

TARAKAN, DISWAY – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 yang digelar di tengah pandemik COVID-19, tak menyurutkan antusiasme masyarakat Tarakan memberikan hak suaranya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan mencatat, partisipasi pemilih pada Pilgub Kaltara 2020 mencapai 69,33 persen. Jumlah itu, kata Ketua KPU Tarakan, Nasruddin, lebih tinggi dibanding pada Pilgub Kaltara 2015 yang mencapai 64 persen, dan Pilwalkot Tarakan yang hanya 67 persen.

“Melihat data itu, Pilgub 2020 inilah yang paling tinggi tingkat partisipasinya,” ujar Nasruddin pada rapat pleno rekapitulasi perolehan suara Pilgub Kaltara, Selasa (15/12) lalu, dilansir Kayantara.

Ia yakin tingginya partisipasi pemilih di Kota Bais –sebutan lain Tarakan- itu, karena pihaknya yang aktif melakukan sosialisasi. Untuk mengajak masyarakat tidak golput. Diharapkannya, partisipasi pemilih di Tarakan terus meningkat di setiap pemilihan umum.

Partisipasi pemilih di Tana Tidung pada Pilkada Serentak tahun ini, juga cukup tinggi. Mencapai 89 persen. “Hal ini pencapaian luar bisa, khususnya di Provinsi Kaltara,” ujar Ketua KPU Tana Tidung, Hendra Wahyudi.

Diwartakan sebelumnya, Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani, menyebut partisipasi pemilih pada pesta demokrasi tahun ini, turun dari Pileg 2019 lalu, yang mencapai 80 persen. Sedangkan di pilkada tahun ini, partisipasi pemilih hanya 72 persen.

Pandemik COVID-19, kata Lili Suryani, menjadi alasan kuat warga enggan menyalurkan hak pilihnya pada pilkada tahun ini. */KYT/REY

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply