Kuasai 10 Kecamatan

Sri Juniarsih-Gamalis Unggul 17.483 Suara

TANJUNG REDEB, DISWAY- Pleno Penetapan perolehan suara Pilkada 2020 oleh KPU Kabupaten Berau, disahkan. Paslon 01 Seri Marawiah-Agus Tantomo mendapatkan suara 46.192 atau 42,04 persen sementara paslon 02 Sri Juniarsih-Gamalis memperoleh suara 63.675 atau 57,91 persen.

Rapat pleno di Hotel Exslusive, Tanjung Redeb pada Rabu (16/12) sekira pukul 09.30 Wita. Dari data, suara Paslon 02 menguasai 10 dari 13 kecamatan di Kabupaten Berau, serta unggul 17.483 suara. Tiga kecamatan yang dikuasai Paslon 01 yakni Kelay, Segah dan Kecamatan Batu Putih.(selengkapnya lihat grafis)

“Rapat pleno terbuka sudah selesai dilaksanakan rekapitulasi dan penetapan perolehan hasil suara Pilkada Kabupaten Berau, berjalan dengan lancar,” ujar Ketua KPU Budi Harianto usai pleno.

Dikatakannya, sepanjang jalannya pleno terbuka berlangsung lancar dan tertib. Dan hasil pleno tersebut juga telah disepekati oleh masing-masing perwakilan paslon baik dari 01 dan 02.

“Semua sepakat dan sudah bertandatangan di berita acara pleno penetapan perolehan suara,” ungkap Budi.

Disebutkannya, dalam pleno terbuka pasangan Sri Juniarsih-Gamalis memperoleh suara 63.675, unggul atas paslon 01 yang mendapatkan suara 46.192. Setelah penetapan perolehan suara, selanjutnya ada tahapan penetapan bupati dan wakil bupati Berau.

Tetapi kata Budi, sebelum ke tahapan penetapan, masing-masing paslon diberikan waktu 3 hari usai pleno terbuka untuk mengajukan gugatan. Jika tidak ada, maka pihaknya menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi untuk penetapan bupati dan wakil bupati Berau.

“Jadi kami masih menunggu selama tiga hari ini apakah ada yang menggugat atau tidak. Jika nantinya ada gugatan, maka akan diselesaikan di MK. Apakah gugatan itu diterima, itu mutlak keputusan MK,” terangnya.

Untuk sementara ini, pihaknya juga belum mengetahui kapan putusan MK dalam menetapkan bupati dan wakil bupati Berau. Apalagi pilkada kali ini dilakukan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia, sehingga penetapannya dilakukan secara serentak.

“Belum ada jadwal resminya. Jadi kita tunggu saja keputusan MK,” jelasnya.

Terkait, partisipasi pemilih masih belum memenuhi target KPU RI yakni 77,5 persen. Pasalnya partisipasi pemilih di Pilkada 2020 ini hanya mencapai 68 persen atau total 112.156 suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebesar 159.254 orang. Jumlah 112.156 suara tersebut merupakan jumlah suara sah dan tidak sah, yang mana suara sah 109.867 dan suara tidak sah sebanyak 2.289. Sementara 47.098 orang tidak menyalurkan hak pilihnya.

Faktor utama penyebab banyaknya pemilih tidak menyalurkan hak pilihnya, disebabkan karena penularan pandemik COVID-19 yang masih terus terjadi. Hal ini yang membuat masyarakat enggan untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Belum lagi yang di luar daerah dan berhalangan pulang. Tapi jumlah ini cukup baik dibanding pilkada pada 2015 lalu hanya 65 persen saja. Karena saat pemilihan bupati dan wakil bupati Berau tidak ada pandemik, dan kampanye dilakukan juga tidak dibatasi,” tuturnya.

Sementara Ketua Bawaslu Berau Nadirah mengatakan, secara keseuluruhan Pleno yang diselenggarakan KPU Berau berjalan lancar. Meskipun ada beberapa koreksi di tingkat kecamatan, dan juga di tingkat kabupaten.

Meski begitu, semua koreksi sudah dilakukan karena sifatnya tidak memengaruhi jumlah perolehan suara masing-masing paslon. Seperti yang seharusnya angka tersebut ditempatkan di kolom laki-laki, namun ditempatkan di kolom perempuan

“Semua berjalan lancar, dan tidak ada kendala,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Hukum Paslon 01 Bambang Irawan mengatakan, secara keseluruhan data yang diberikan atau disajikan dalam pleno tingkat kabupaten cukup baik. Namun dirinya memberikan beberapa catatan karena ada beberapa terjadi kekeliruan dalam memasukkan jumlah pemilih dalam DPT.

“Saya juga meminta salinan yang sudah diperbaiki,” terangnya.

Sementara terkait perolehan paslon 02 yang jumlahnya cukup jauh dari paslon 01, Bambang mengatakan usai pleno ini, dirinya akan membawa hasil penetapan perolehan suara ini ke paslon, langkah apa yang akan diambil selanjutnya nanti akan dibahas terlebih dahulu.

“Karena kapasitas saya di sini hanya menghadiri rapat pleno, menyaksikan input datanya, dan menyaksikan penandatanganan berita acaranya, selanjutnya dibawa kepada tim dan paslon. Langkah selanjutnya akan kami sampaikan bersama-sama dengan paslon nanti,” jelasnya.

Terpisah, LO Paslon 02, Roby Maula menyampaikan pesan dari calon bupati dari paslon 02 Sri Juniarsih. Dikatakannya, atas nama pribadi dan pasangannya Gamalis serta Ragam Pesona Berau berterima kasih kepada seluruh penyelenggara maupun pegawas Pilkada Kabupaten Berau Tahun 2020.

Pihaknya sadar, bahwa seluruh elemen penyelenggara dan pengawas pilkada menjalani tugas yang sangat berat, dan sangat tidak mudah di tengah musibah pandemik COVID-19. Namun karena integritas dan rasa tanggung jawab akan amanah sebagai penyelenggara pilkada, semua dapat terlaksana dengan sangat baik.

“Menjadi Calon pemimpin masyarakat Berau tentu kami sadar sikap saudara saudariku penyelenggara dan pengawas harus Netral, dan menjunjung tinggi asas keadilan,” jelasnya.

Pihaknya juga mengapresiasi KPU Kabupaten Berau jajaran karena harus bekerja keras, dan ekstra semenjak pencalonan yang di luar rencana awal dan mengalami perubahan-perubahan. Bersusah payah dalam mefasilitasi kampanye hingga debat.

Serta apresiasi kepada Bawaslu Berau dan jajarannya, serta aparat kepolisian yang telah mendampingi dan mengawasi secara netral demi terlaksananya kampanye yang tertib dan baik.

“Bagaimana respons terhadap pengaduan dan tindakan-tindakan tegas Bawaslu telah mengantarkan Pilkada hingga hari pemungutan suara berjalan lancar. Dan Hingga pleno penetapan perolehan suara tingkat kabupaten selesai dengan lancar, serta tertib,” pungkasnya. */ZZA/APP

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply