Dana Desa Meningkat

ADK Bakal Turun

TANJUNG REDEB, DISWAY – Dana Desa (DD) Tahun 2021 dipastikan meningkat dibanding 2020. Hanya saja berapa jumlah kenaikan, belum pasti.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Ilyas Natsir membenarkannya. “Ada kenaikan. Entah kalau tiba-tiba ada pemotongan.

Yang jelas diinformasikan naik,” ungkapnya kepada Disway Berau, Kamis (13/12). Artinya, dana desa di Berau akan melebihi Rp 115,135 miliar. Sesuai yang dialokasikan tahun ini.

Meski sudah diinformasikan akan naik, namun tidak menutup kemungkinan akan direvisi. Seperti di 2020.

Menurut Ilyas Natsir, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35 tahun 2020 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa 2020, dilakukan pemotongan.

Seharusnya Rp 116,219 miliar menjadi Rp 115,135 miliar. Karena adanya pengalihan penanganan pandemik COVID-19.

Soal Alokasi Dana Kampung (ADK) di 2021, Ilyas mengatakan kemungkinan turun. Sebab proyeksi APBD Berau di 2021 hanya Rp 1,8 triliun. Turun sekira Rp 400 miliar dibanding sebelumnya.

“Tapi tetap ada keseimbangan untuk pembangunan kampung. Kalau misalnya ADK turun, akan ditutup dengan kenaikan Dana Desa. Selama ini, ADK dari APBD Berau lebih besar dibandingkan Dana Desa dari APBN,” tandasnya.

Ilyas mengingatkan aparatur kampung untuk menggunakan anggaran sesuai dengan prioritas pembangunan.

Di 2020, anggaran dana kampung sebagian untuk penanganan COVID-19. Juga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Ilyas mengingatkan, persentase tertingginya adalah pembangunan. Setelah itu pemberdayaan.

“Seperti pemberdayaan kelompok masyarakat, kapasitas lokal, kelembagaan kampung dan kelembagaan ekonomi,” tandasnya. (*/RAP/ANM)

Saksikan video menarik berikut ini:

Leave A Reply