Anggota Komisi II DPRD Kukar Kecewa Pemenuhan Listrik di Kukar Lambat

Kukar, nomorsatukaltim.com – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Komisi II kecewa, dengan kinerja yang dilakukan oleh Perseroda Kukar Sejahtera Dambaan Etam (KSDE). Lantaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini terkesan lambat memberikan pelayanan kepada masyarakat Kukar.

Pelayanan yang dimaksud, yakni kebutuhan dasar listrik. Yang tak kunjung mendapat perhatian dan dirasakan oleh puluhan desa di beberapa kecamatan. Salah satunya di kecamatan terujung Kukar, Tabang.

“Paling tidak (Perseroda) KSDE membantu agar bisa mendesak PLN untuk memasukkan Tabang ke RUPTL,” ujar anggota Komisi II DPRD Kukar Ria Handayani pada Disway Nomor Satu Kaltim.

Tidak hanya Kecamatan Tabang saja, masih banyak kecamatan dan desa-desa yang belum merasakan nikmatnya penerangan listrik. Khususnya di siang hari. Meskipun ada, hanya mendapat pasokan dari perusahaan. Itupun terbatas hanya pada malam hari saja.

“Kan waktu terbatas, padahal aktivitas banyak (dilakukan) di siang hari,” lanjut politisi Gerindra ini.

Berdasarkan informasi dari lapangan yang ia terima. Selain hanya mendapat bantuan aliran dari perusahaan. Masyarakat hanya menggunakan mesin penerangan yang berasal dari mesin genset atau tenaga surya. Yang pastinya tidak maksimal dirasakan.

Apalagi saat pandemi COVID-19, masyarakat diharuskan banyak beraktivitas di rumah. Salah satunya sekolah daring. Tentu ini menjadi kendala baru dalam pembelajaran daring.

Ketidakmampuan KSDE men-support pemenuhan kebutuhan listrik dianggapnya tidak relevan. Apalagi Kukar salah satu penghasil batu bara dan migas terbesar di Indonesia.

Ria pun menjelaskan, akan segera mengambil tindakan. Baik itu memanggil pihak KSDE ke DPRD Kukar. Karena menurutnya ini patut segera diselesaikan. Dan perlu tindak lanjut sesegera mungkin.

“Langkah selanjutnya bakal konsultasi dan memanggil ke DPRD Kukar,” lanjut wanita berjilbab ini.

Bahkan Ria menyebut sudah berkomunikasi dengan DPRD Kaltim hingga DPR RI. Agar ini menjadi perhatian lebih. Untuk kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat Kukar. (mrf/zul)

Leave A Reply