3.214 Linmas Jaga Keamanan TPS saat Pilkada Balikpapan 2020

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Sebanyak seratus orang Linmas yang direkrut Pemerintah Kota Balikpapan untuk mengamankan Tempat Pemungutam Suara (TPS) Pilkada 2020 mendatang, Rabu (2/12/2020) sore sekitar pukul 16.30 Wita, diserahkan ke Polresta Balikpapan sebagai pasukan bawah kendali operasi (BKO).

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi didampingi Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi serta Dandim 0905 Balikpapan, Kolonel Armed I Gusti Agung Putu Sujarnawa, memimpin langsung upacara serah terima Linmas ke Polresta Balikpapan di halaman Pemkot Balikpapan. Rizal Effendi mengatakan, dengan dilimpahkannya Linmas ke Polresta Balikpapan, maka sejak Kamis (3/12/2020) seluruh Linmas berada di bawah instruksi Polresta Balikpapan.

“Hari ini cuma 100 orang aja, perwakilan aja. Seluruhnya kan ada 3.214 Linmas ini kita limpahkan ke Polresta Balikpapan. Jadi sejak besok (Kamis, Red.) mereka akan bekerja sesuai instruksi Kapolresta Balikpapan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Turmudi mengatakan, dengan di-BKO Linmas ke Polresta Balikpapan ini, nantinya Linmas akan dikerjasamakan dengan anggota Polri yang juga berada di lapangan. Sehingga sinergitas antar keduanya bisa berjalan dengan baik.

Terkhusus mengenai penerapan protokol kesehatan saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah nanti. Di mana Linmas dan anggota Polri diminta untuk menjaga serta menerapkan protokol kesehatan.

“Saya pikir atensi khusus, kita tahu bersama situasi pandemi dan protokol kesehatan dalam Pemilukada ini wajib dan diharuskan, sehingga Linmas atau anggota Polri yang di lapangan nanti tahu tentang tugas dan tanggung jawabnya ketika terjadi pelanggaran terhadap protokol kesehatan,” katanya.

Lanjut Turmudi, mengenai mekanisme Linmas ini, nantinya akan digeser ke masing-masing TPS pada H -2 pelaksanaan Pilkada 2020. Hal ini agar Linmas segera menyesuaikan tempat mereka berjaga dan menguasai pengamanannya.

Dalam melaksanakan pengamanan di masing-masing TPS, Linmas dan anggota Polri diminta untuk tegas menerapkan protokol kesehatan. Namun jangan sampai membuat pemilih untuk tidak jadi menggunakan hak suaranya.

“Tidak perlu sampai mengusir lah, misalnya tidak bawa masker kita kasih, juga jangan bawa anak kecil. Jadi kita lakukan pemahaman terhadap masyarakat yang tidak menerapkan prokes (protokol kesehatan) saat pemilihan,” tegasnya.

Disinggung adanya 125 anggota Linmas yang reaktif, Turmudi menyerahkannya kepada KPU Balikpapan dan Pemkot Balikpapan. Namun jika hal terburuk terjadi kepada 125 Linmas tersebut, maka langkah antisipasinya adalah digantikan dengan anggota Linmas yang baru. (Bom/zul)

Simak video terbaru dari Nomor Satu Kaltim:

Leave A Reply