Mencegah Sengatan Listrik saat Banjir

SAAT ini, Indonesia sudah memasuki musim penghujan dan berdasarkan prakiraan, Desember 2020 hingga Februari 2021 oleh BMKG terdapat beberapa daerah di Kalimantan Timur, yang berpotensi banjir menengah termasuk Kecamatan Tanjung Redeb.

Dikarenakan air merupakan penghantar arus listrik yang baik, risiko tersetrum listrik meningkat ketika sumber arus bersentuhan dengan air banjir. Masyarakat yang tinggal di lokasi rawan banjir perlu melakukan langkah antisipasi untuk mengindari terjadinya kecelakaan yang diakibatkan sengatan arus listrik. Ketika terjadi banjir, lakukan hal berikut untuk meminimalisir sengatan arus listrik.

Sebelum Banjir

Jika anda tinggal di daerah dengan kemungkinan banjir yang tinggi, terdapat cara untuk meminimalisir risiko sebelum banjir datang. Pemasangan Ground Fault Circuit Interupter (GFCI) menjadi salah satu alternatif. GFCI akan memutus arus listrik secara otomatis jika alat tersebut terendam air.

Ketika bahaya banjir sudah dekat, matikan sumber arus listrik di rumah jika kondisi instalasi masih dalam keadaan kering. Jika Meter Circuit Breaker (MCB) berada di luar rumah dan sudah terendam banjir, jangan mencoba untuk mematikannya sendiri. Hubungi petugas PLN terdekat dan mintalah untuk memutus arus listrik pada MCB.

Jika MCB telah dimatikan, cabut semua peralatan elektronik dari sumber arus. Jika memungkinkan, pindahkan peralatan-peralatan tersebut ke tempat yang lebih tinggi sehingga tidak terendam air.

Selama Banjir

Jika rumah anda sudah mulai kebanjiran, lakukan beberapa langkah keamanan berikut untuk mengurangi risiko tersetrum: Jangan menyentuh peralatan elektronik sambil berdiri di dalam air, jangan menyentuh peralatan elektronik yang sudah terendam air, jangan memasuki area dengan tinggi air melebihi sumber arus, dan berhati-hati dengan area dengan kabel yang berada di dalam tanah atau dalam air.

Jika diharuskan untuk evakuasi atau meninggalkan rumah, berhati-hatilah terhadap tiang listrik yang kemungkinan terjatuh. Jangan menyentuh kabel listrik yang telah menyentuh air.

Setelah Banjir

Risiko tersetrum setelah banjir adalah sama dengan ketika banjir masih ada. Perhatian khusus dibutuhkan ketika akan memasuki area yang mau dibersihkan. Jika sumber arus belum dipadamkan, jangan memasuki rumah hingga dipastikan aman.

Jika sebelumnya anda mematikan sumber arus listrik secara mandiri, anda dilarang untuk menyalakannya tanpa bantuan petugas yang berkompeten. Petugas akan melakukan pengecekan dan akan menyalakan listrik ketika sudah dianggap aman.

Semua peralatan elektronik yang sempat basah tidak boleh disambungkan ke sumber arus listrik jika belum dicek teknisi dan dinyatakan aman. Sedikit kandungan uap air yang terjebak di dalam peralatan dapat mengakibatkan kerusakan parah.

Air dan listrik bukan merupakan perpaduan yang baik. Selalu perhatikan jika terdapat risiko air dan listrik melakukan kontak.*/APP

15 Komentar

Leave A Reply