Bulog Upayakan Pengadaan Beras Fortifikasi

TANJUNG REDEB, DISWAY – Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Berau mengupayakan pengadaan beras fortifikasi. Beras jenis ini kaya akan vitamin A, B1, B3, B6, B12 dan zat besi. Sehingga disebutkan dapat mencegah stunting.

Makanya, Kepala Perum Bulog Berau, Apriansyah mengaku akan mengusulkan pengadaannya di 2021. Sehingga beras itu bisa dikonsumsi masyarakat Berau.

“Tapi harus tes pasar dulu. Melihat daya beli. Sebab kandungan vitamin akan mempengaruhi
harga. Di atas harga beras biasa,” ungkapnya, Kamis (19/11).

Tapi, katanya, beras itu bisa masuk ke Berau. Sebab pemerintah daerah gencar melakukan upaya menekan pertumbuhan stunting dengan pola pangan harapan yang seimbang dan bergizi. Sehingga, tambahnya, beras fortifikasi bisa menjadi jembatan integrasi kebijakan pemerintah. “Berkolaborasi dengan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sekarang disebut kartu sembako. Bisa juga menjadi cadangan beras pemerintah serta beberapa program pangan
lain,” tandasnya.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Tes pasar diperlukan Bulog. Untuk mengetahui minat masyarakat, sehingga stok yang disediakan bisa diketahui.

Apriansyah menyebutkan, sejak peluncuran Tahun 2019, beras fortifikasi disalurkan pada di beberapa daerah di Indonesia. “Saya berharap juga bisa segera masuk Berau,” pungkasnya. (RAP)

kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: