Bikin Bangga! Borneo FC Jadi 1 dari 6 Klub yang Lolos Lisensi Cycle AFC

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Bagi sebagian orang, terutama dari sudut pandang jurnalis. Borneo FC Samarinda adalah klub yang ribet sekali. Enggan berkompromi terhadap sesuatu yang di luar regulasi PSSI dan atau PT LIB.

Sebagai contoh, jalur masuk pewarta sudah diatur. Melewati lorong yang dikenal sebagai pintu kuning. Dari situ, para pewarta dan fotografer media melalui lorong di deretan ruang ganti dan kantor ofisial klub. Masuk ke ruangan ball boy. Menyelinap ke beberapa ruangan lain dan keluar langsung menghadap ke lapangan.

Belum selesai. Sampai situ, masih harus menaiki tangga menuju bangku VIP. Tempat awak media bisa duduk dan menyaksikan pertandingan dengan seksama. Masuknya pun ada jam-jam tertentu. 1 jam sebelum laga resmi dimulai, awak media harus masuk stadion. Beberapa menit setelah itu, pintu kuning akan ditutup. Tak bisa lagi masuk.

Contoh lain keribetan mereka adalah saat pandemi ini. Para pewarta tak lagi bebas berdiri di tepi lapangan. Seperti yang biasa dilakukan sebelum pandemi. Jurnalis harus duduk di tribun yang ditentukan. Fotografer pun tak bisa lagi memotret pemain yang sedang berlatih dari pinggir lapangan. Harus dari tribun pula. Pokoknya ribet. Dan selalu saja tak ada kompromi soal itu.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Itu hanya dua dari sekian banyak kebijakan yang Borneo FC buat. Banyak sekali. Apa yang diintruksikan federasi, baik berupa peraturan ataupun imbauan. Mereka laksanakan tanpa babibu.

Profesionalitas di tataran manajemennya Borneo FC ini rapi sekali. Nyaris tidak ada celah. Semua orang di sana, belakangan mulai bertransformasi menjadi satu unit manajemen yang bekerjanya sangat rapi, terukur, dan tertata.

Kini, semua itu berbuah manis. Usia klub baru 6 tahun. Masih bocah, untuk ukuran manusia. Tapi soal manajerial, sudah sekelas S3. Usai sebelumnya tim media mereka diakui secara nasional sebagai klub yang begitu intens di media sosial. Dengan mutu konten yang berkualitas. Kini Borneo dinyatakan granted. Lolos lisensi Cycle AFC.

PSSI telah menuntaskan AFC Club Licensing Cycle tahun 2020. Melalui rapat Club Licensing Committee yang dilaksanakan pada Kamis (19/11/2020) di Hotel Harris FX, Jakart. Telah diputuskan terdapat 6 klub Indonesia, lolos seleksi tersebut. Keenam klub tersebut adalah Bali United, Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, Borneo FC, Persib Bandung, dan Arema FC.

Selain sebagai acuan standar profesional, AFC Club Licensing Cycle juga juga merupakan suatu syarat klub untuk dapat berpartisipasi di kompetisi resmi AFC seperti AFC Champions League dan AFC Cup (kasta kedua kompetisi antar klub Asia).

Ada lima kriteria yang menjadi penilaian pada AFC Club Licensing ini. Mencakup sporting, infrastructure, personnel serta administration, legal, dan finance. Tahun ini, seluruh klub Liga 1 2020 mengajukan untuk mengikuti proses ini.

Tentu ini menjadi kebanggaan bagi Borneo FC. Menerapkan banyak aturan ketat atas azas profesionalitas telah membawa nama klub ke next level. Pusamania dan warga Samarinda pun boleh ikut berbangga. Klub asal Samarinda ini, membuktikan keseriusan di segala aspek sepak bola.

Presiden klub, Nabil Husein tentulah sangat girang. Ia berikan apresiasinya pada jajaran manajemen dan semua orang yang bekerja di klub. Niatan awal menjadikan Borneo FC sebagai klub yang mampu bersaing di era industri sepak bola. Telah tercapai. Walau baru awalannya saja. Ia ingin capaian ini menjadi pijakan awal untuk melangkah lebih jauh lagi.

“Kita sangat bahagia dan bangga dengan pencapaian ini, ini pembuktian kalo kita serius untuk menjadi klub yang profesional dan sukses secara prestasi,” ujar Nabil senang.

Diketahui, pada tahun ini, seluruh klub Liga 1 2020 mengajukan diri untuk mengikuti proses ini. Namun hanya enam yang memenuhi syarat. Ke depan, PSSI masih akan menyelenggarakan program serupa. Untuk klub liga 1 dan 2.

Sementara, Nabil menambahkan. Supaya capaian itu bisa dipertahankan oleh manajemen klub Borneo FC. Karena tentunya prestasi semacam itu bukanlah perkara yang mudah didapat. Sekarang, waktunya untuk bekerja dengan makin sungguh-sungguh lagi. Sebentar lagi kompetisi bakal kembali bergulir.

“Sekarang tugas kita mempertahankan apa yang sudah kita dapat ini, kita harus bekerja keras untuk itu,” pungkas presiden klub termuda itu. (frd/ava)

Saksikan video menarik berikut ini: