Simpang 4 Maut RSUD Bontang Dibuka Lagi

Bontang, nomorsatkaltim – Ada dua rekayasa lalu lintas yang berubah di Bontang. Dua-duanya persimpangan semua. Pertama persimpangan di Jalan Pattimura – Jalan Ahmad Yani. Yang kedua ini persimpangan RSUD Bontang atau persimpangan maut. Di persimpangan ini sudah 2 kali terjadi kecelakaan naas mengakibatkan korban jiwa. Dan polanya selalu sama.

Mobil yang lepas kontrol saat turunan tajam lalu menghantam pengendara yang sedang menunggu traffic light.

Akibat kecelakaan naas itu akhirnya pemerintah merubah rekayasanya. Pengendara dari Jalan Ir Soekarno Hatta tak bisa lagi langsung ke Jalan S Parman. Harus memutar di Tugu Selamat Datang.

Disway pernah menghitung perbedaan waktunya. Jika memutar dengan kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam butuh waktu 2 menit 45 detik. Agak jauh memang.

Karena jauh banyak pengendara tak memilih rute itu. Mereka yang dari Jalan Ir Soekarno Hatta lebih memilih lajur jalan Pontianak melalui pemukiman warga.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Kala itu, Kepala Dinas Perhubungan Bontang Kamilan bilang persimpangan RSUD akan dibuka kembali. Nantinya akan diperluas lagi, supaya ada ruang lebih besar kendaraan.

Tapi tampaknya Dishub tak sabaran. Belum ada ruang besar yang disiapkan. Namun rekayasa sudah diubah.

Dengan rekayasa lalin yang baru ini, pengendara dari Tugu Selamat Datang dihadapkan dua lajur. Sebelah kiri untuk menunggu lampu traffic light, sisi kanannya boleh jalan terus.

“Kita pasangi pemisah di kedua sisi itu, supaya ada yang bisa berbelok ke Bontang Lestari,” ungkapnya.

Sekarang pengendara dari Bontang Lestari (Jalan Ir Soekarno Hatta) tak perlu lagi memutar atau melintasi Jalan Pontianak yang bantalan jalannya banyak itu. (wal/ava)

Saksikan video menarik berikut ini: