Demi Pilkada 2020, Disdukcapil Kukar Kebut Pelayanan Perekaman e-KTP

Kukar, nomorsatukaltim.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar sedang bekerja ekstra keras. Hari layanan di buka 7 hari dalam sepekan. Hal ini dilakukan demi menyukseskan gelaran Pilkada Kukar 2020. Agar seluruh warga bisa menyalurkan hak suaranya.

“Pemenuhan sebelum pilkada, arahannya seperti itu. Komitmen membantu seluruh pihak terkait menyukseskan pilkada,” jelas Kepala Disdukcapil Kukar Muhammad Iryanto pada Disway Kaltim, Rabu (18/11/2020).

Pelayanan tanpa hari libur ini sudah dilakukan sejak beberapa waktu yang lalu. Bukan hanya libur akhir pekan pelayanan perekaman e-KTP dilangsungkan. Bahkan saat cuti bersama pun Disdukcapil Kukar tetap buka.

Disdukcapil akan mengembalikan ritme kerja ke semula setelah hari pencoblosan berakhir pada 9 Desember mendatang.

  • sang badar
  • andirus
  • zairinsarwono

Antusiasme masyarakat membuat e-KTP di akhir pekan pun tinggi. Utamanya bagi mereka yang terlampau sibuk di hari kerja. Setiap akhir pekan, Disdukcapil Kukar melayani hingga 50 orang per hari. Jumlah itu sama dengan pelayanan di hari biasa.

Selain menambah hari pelayanan. Ketersediaan blanko e-KTP pun dipastikan cukup hingga Desember. Saat ini tersedia sekitar 15 ribu lembar blanko. “Insya Allah untuk pemilu tercukupi,” lanjut Iryanto.

Agar pelayanan semakin maksimal. Iryanto meminta tiap kecamatan turut proaktif. Dalam hal melakukan perekaman. Karena saat ini di tingkat kecamatan, masyarakat bisa mengajukan permohonan perekaman e-KTP. Dengan koordinasi ini, ia yakin masyarakat yang belum memiliki e-KTP bisa selesai sebelum 9 Desember.

  • kpu kutim1
  • kpu kutim2
  • kpu kutim3

Langkah lainnya yang ditempuh oleh Disdukcapil Kukar. Yakni dengan menjalankan perekaman e-KTP secara mobile. Dengan menyiapkan satu armada mobil. Nantinya, akan melakukan perekaman di 18 kecamatan se-Kukar. Secara bergantian. Dengan ditentukan jadwalnya. “Diutamakan pelayanan berjalan di hari libur,” pungkas Iryanto.

*

PEREKAMAN E-KTP KALTIM TERTINGGI SE-INDONESIA

Sementara itu persentase perekaman data KTP-el di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini menempati posisi tertinggi secara nasional yang mencapai 2.692.573 perekaman atau sebesar 104.38 persen, dan jumlah ini pun melebihi target nasional.

“Dari 2.582.065 wajib KTP, jumlah yang telah melakukan perekaman sebanyak 2.692.573,” ujar Plt Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Provinsi Kaltim Zaina Yurda di Samarinda, Selasa (17/11).

Menempati posisi kedua setelah Kaltim dalam kinerja perekaman KTP-el ini adalah dari Provinsi Kepulauan Riau, disusul Provinsi Kalimantan Utara di posisi ketiga, dan keempat adalah Provinsi Riau.

Selain itu, Kaltim juga berada di posisi teratas dalam cakupan kepemilikan Akta Kelahiran, yakni dari usia anak 0-18 tahun yang berjumlah 1.178.643 anak, mereka yang telah memiliki akta kelahiran sebanyak 1.210.194 anak atau mencapai 104, 05 persen.

Menurutnya, capaian kepemilikan akta kelahiran anak ini pun melampaui target nasional yang sebesar 95 persen, sehingga hal ini menempatkan Kaltim pada posisi pertama cakupan kepemilikan akta kelahiran yang disusul Bengkulu, Lampung dan Gorontalo.

Sementara untuk cakupan Kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak usia 0-17 tahun kurang 1 hari, untuk Provinsi Kaltim berjumlah 1.120.264 dan yang telah memiliki KIA sebanyak 309.727 atau sebesar 27,65 persen dan melampaui target nasional sebesar 20 persen.

Saat ini, lanjutnya, hal yang perlu dikejar adalah cakupan KIA pada kabupaten/kota yang belum mencapai 20 persen, yaitu untuk Kota Samarinda yang baru tercapai 11,31 persen, Kabupaten Kutai Kartanegara 15,56 persen, Kabupaten Kutai Barat 19,10 persen, dan Kabupaten Kutai Timur tercatat 19,09 persen.

Ia juga mengatakan bahwa pada capaian pemanfaatan NIK, Data Kependudukan, dan KTP-el yang dilakukan melalui Perjanjian Kerjasama (PKS), sebanyak 9 dari 10 Dinas Dukcapil kabupaten/kota di Kaltim telah melakukan PKS dengan OPD di daerahnya.

“Berdasarkan data per 13 November, untuk PKS dan Akses DKP3A Kaltim yang sudah PKS sebanyak 7 dan yang sudah akses Data Warehouse (DWH) sebanyak 4, sementara 3 OPD masih menunggu pemasangan jaringan tertutup dari Diskominfo,” ucap Zaina. (mrf/ant/ava)

ucapan pemkab mahulu
kpu kukar

Saksikan video menarik berikut ini: