Waspadai Hoaks Jelang Pilkada

TANJUNG REDEB, DISWAY – Jelang Pilkada 2020, penyebaran informasi salah atau kabar bohong (hoaks) perlu diantisipasi. Termasuk di Kabupaten Berau.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Susila Harjaka mengatakan, telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, guna mencegah adanya hoaks yang berkembang.

“Kami lakukan pemantauan dengan kementerian, dan kepolisian setempat,” katanya kepada Disway Berau, Minggu (18/10).

Menurut Harjaka, hoaks sebenarnya menjadi hal yang lazim di masa-masa sekarang, apalagi media sosial (medsos) maupun grup chat adalah wadah berkumpulnya informasi yang kerap kali harus diperiksa ulang. Dirinya mewanti-wanti agar tidak ada masyarakat yang terpancing dengan hoaks jika ada yang beredar.

Tidak hanya isu lokal, pihaknya juga mencoba untuk melakukan pemantauan terhadap isu nasional. Terlebihnya kondisi memang belum kondusif karena dampak dari COVID-19 juga masih ada.

Yang terpenting, masyarakat diimbau untuk mencermati berita terlebih dahulu sebelum menyebarkan suatu pesan pada khalayak ramai, atau di media sosial. Harjaka percaya di era yang serba digital, masyarakat Berau bisa dengan bijak, dan cerdas untuk membedakan mana berita yang benar dan hoaks.

“Harapannya, tentu agar masyarakat tidak terbawa dengan isu hoaks ya, apalagi sudah mendekati pilkada,” jelasnya.

Saat ini, Diskominfo Berau, belum menemukan adanya hoaks jelang Pilkada 9 Desember.

Selain itu, diungkapkan Harjaka, pihaknya tengah memantau akun yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, apakah dalam pengelolaan ada keterlibatan dalam pilkada atau tidak. Namun, berdasarkan hasil pemantauan sementara belum ada yang memihak antara kedua paslon. Harapannya menjelang pilkada, suasana akan tetap kondusif. Dan masyarakat tidak terpengaruh pada hoaks jika ada yang beredar.  *RAP/APP

 

 

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar