OJEK GT, Aplikasi Transportasi Online Gratis dari Universitas Mulia

BALIKPAPAN, nomorsatukaltim.com – Universitas Mulia (UM) Balikpapan perkenalkan teknologi digital karya terbaru mereka yang diberi nama “OJEK GT”. Inovasi teknologi berbasis aplikasi yang akan mereka resmikan dalam beberapa bulan ke depan.

OJEK GT merupakan aplikasi transportasi online yang nantinya para penumpang tidak perlu membayar kepada driver alias gratis. Mitra tetap tetap akan mendapat manfaat dan sesuai dengan peraturan pemerintah mengenai tarif dasar ojek online, namun bukan penumpang yang akan membayar.

Hal itu bisa dilakukan karena Universitas Mulia akan bekerja sama dengan instansi terkait, perusahaan, atau lembaga pemerintahan untuk menyubsidi tarif tersebut. Yang mana bisa sebagai bentuk promosi atau sebagai corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang akan diajak bekerja sama.

Dosen sekaligus pengagas aplikasi OJEK GT, Riovan Alyx Roring mengatakan, pengembangan aplikasi ini sudah dilakukan selama kurang lebih 1 tahun bersama para mahasiswa UM,

“Dalam pengembangannya kami juga merangkul teman-teman baik dari institusi dan Kemenristek/BRIN (Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional),” ucapnya.

Ia melanjutkan, selain pengabdian kepada masyarakat dan upaya mendorong perekonomian, pihaknya juga coba membuat suatu start-up yang bertujuan mengubah pemanfaatan teknologi.

“Yang biasanya orientasinya bisnis, kami ubah ke teknologi society 5.0,” ujar Riovan.

Sejauh ini, aplikasi OJEK GT telah memiliki 70 driver yang merupakan mahasiswa UM dan Internal kampus. Aplikasi ini sudah dapat diunduh di Playstore.

“Masih perkenalan dan dalam tahap penyempurnaan, akan segera kita grand launching dalam waktu dekat,” tambahnya.

Rektor Universitas Mulia, Agung Sakti Pribadi, saat ditemui di ruangannya mengatakan, nantinya setelah lewati proses uji coba di lapangan, akan dievaluasi kembali sebelum di-launching ke publik. Sekaligus merupakan milestone untuk terus melakukan inovasi dan terobosan ke depannya, sehingga sebagai pemicu untuk karya lainnya.

Universitas Mulia juga sedang mengembangkan berbagai teknologi digital yang ditargetkan rampung di akhir tahun. Masing-masing diberi nama Smart RT, Hosting Rakyat, dan Coding School.

“Ada tiga teknologi digital yang kami proyeksikan menjadi start-up untuk tahun-tahun yang akan datang,” lanjutnya.

Ia menambahkan, mahasiswa UM juga dituntut untuk bisa secara masing-masing membuat aplikasi seperti yang telah disebutkan di atas untuk bisa mengoperasikannya secara mandiri.

“Jadi harapannya ketika mereka terjun ke masyarakat atau ke dunia profesional, mereka sudah memiliki pengalaman dan dapat menjadi role model serta berbagi ilmu kepada yang lain,” tandasnya. (adv/ers/zul)

Saksikan video menarik berikut ini: