Jadi Pusat Ekonomi Baru

PJS Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi meninjau Toko Indonesia di Krayan, Selasa (13/10) lalu.

NUNUKAN, DISWAY – Pembangunan Toko Indonesia di Krayan, Nunukan sejak 2017 lalu, sudah rampung. Toko yang dibangun menggunakan APBD Kaltara itu, juga segera dioperasikan.

Karena menurut Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi, kehadiran Toko Indonesia akan akan memberi efek ganda yang besar. Seperti kemudahan dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat, serta menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Yang pada gilirannya nanti, memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Apalagi, kehadiran Toko Indonesia juga untuk mengurangi disparitas harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan. “Kita patut bersyukur dengan dibangunnya fasilitas perbelanjaan ini. Kita berharap tahun anggaran 2020, Toko Indonesia sudah bisa operasional untuk menyiapkan paket kebutuhan pokok untuk masyarakat Krayan,” kata Teguh dalam kunjungannya ke Krayan Bersama Sekprov Kaltara Suriansyah, Selasa (13/10).

Untuk diketahui, Toko Indonesia dibangun secara bertahap. Pada 2017 lalu, dialokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Untuk kegiatan konstruksi struktur toko. Di 2018 dialokasikan anggaran sebesar Rp 4 miliar. Dan 2019 dikucurkan dana sebesar Rp 6,5 miliar. Untuk kegiatan penyelesaiannya.

Toko Indonesia dibangun, untuk menghadirkan pusat perbelanjaan bagi masyarakat di kawasan perbatasan. Sebagai sentral pemenuhan barang kebutuhan sehari-hari masyarakat di Krayan dan sekitarnya. HMS

Saksikan video menarik berikut ini: