Waspadai Cabor Kloning

Atlet Kempo Berau saat Monev oleh Tim Binpres KONI Berau sebelum pandemik COVID-19.

TANJUNG REDEB, DISWAY– Pengurus Besar (PB) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) mengingatkan KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Di seluruh Indonesia.

Isinya, tidak menerima beladiri kloning (tiruan) mengatasnamakan kempo. Itu diungkap Ketua Perkemi Berau, Effendi.

Dikatakan, persoalan yang muncul lantaran adanya salah satu pihak dari pengurus kempo yang ingin mencoba membentuk cabang bela diri asal Jepang itu ke semua daerah.

“Ada orang mengundurkan diri dari Perkemi dan membentuk olahraga bela diri kloningan yang bernama Porkemi (Persatuan Olahraga Kempo Indonesia). Ini yang diantisipasi masuk ke daerah, termasuk Berau,” ujarnya, Rabu (14/10).

Sehingga wajar jika PB Perkemi khawatir. Effendi meminta pengurus provinsi dan kabupaten terus melakukan koordinasi lebih intensif ke KONI dan Dispora. Untuk mencegah hal tersebut terjadi.

“Agar olahraga bela diri yang mengatasnamakan Kempo tidak mendapat peluang. Harapan kami seperti itu,” jelasnya.

Sementara Ketua KONI Berau, Al Hamid menegaskan, KONI Berau selalu menjaga dan menjalin hubungan. Kepada semua pengurus dan atlet cabang olahraga yang ada di Berau, termasuk kempo.

“Pasti mendengarkan masukan dari semua pihak, tidak hanya kempo.

Seluruh pengurus cabang olahraga yang ada di Berau kami koordinasi,” tuturnya.

Dirinya juga menegaskan, KONI Berau terbuka kepada semua cabor jika ingin menyampaikan kendala atau hal lain yang penting.

“Selalu utamakan koordinasi, dan KONI Berau sebagai induk olahraga di Berau membuka diri kepada pihak yang memberi masukan atau usulan,” pungkasnya. (*/ZZA)

Saksikan video menarik berikut ini: