Kok Sempat? Napi Korupsi Update Status WhatsApp

BALIKPAPAN, nomorsatukaltim.com – Hebat betul Rano –bukan nama sebenarnya-. Meski berstatus napi korupsi dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Balikpapan, ia tiap hari masih bebas update status Whatsapp. Padahal, aturan dalam Rutan sudah amat jelas: dilarang membawa dan menggunakan gawai di dalam sel tahanan.

Untuk menindak warga binaan pemasyarakatan (WBP) macam Rano ini, pihak Rutan beberapa kali menggelar razia gawai. Hasilnya pun mencengangkan, 47 ponsel, 43 pengisi daya, dan 42 headset berhasil disita dari tangan para napi. Rutan pun menindak tegas temuan ini dengan cara dibakar, Selasa (13/10/2020).

“Hasil razia dari bulan Juli sampai Oktober. Langsung kami musnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Balikpapan, Sopiana, Rabu (14/10/2020).

Meski begitu, bukan berarti tidak lagi ditemukannya warga binaan yang masih menggunakan gawai. Penelusuran media ini, mendapati adanya warga binaan yang masih bisa update status WhatsApp. Seperti Rano salah satunya.

Sopiana mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia kepada warga binaan. Bahkan pihaknya menargetkan zero gawai untuk Rutan Kelas IIB Balikpapan.

“Upaya kita untuk Rutan Kelas IIB Balikpapan zero HP dan lainnya. Tentunya dengan semangat tinggi dan integritas tinggi dari seluruh petugas, insyaallah akan terwujud,” jelasnya.

Sopiana pun tak segan menindak tegas anggotanya, jika ada yang kedapatan meloloskan gawai ke para warga binaan.

“Jika ada petugas yang bermain-main dalam penyalahgunaan wewenang, tentunya akan saya berikan punishment yang berat. Ada petugas yang terlibat narkoba, pasti akan saya pecat,” tambahnya.

Untuk mencegah hal itu, pihaknya terus melakukan pengawasan yang ketat terhadap warga binaan. Petugasnya juga terus diberi arahan agar jangan coba-coba mencari keuntungan.

“Selalu memberikan pengawasan yang ketat terhadap seluruh petugas. Memberikan arahan yang tepat terhadap seluruh petugas, dan selalu melaksanakan kegiatan razia terhadap WBP secara konsisten. Kami juga memperketat pemeriksaan di portir terhadap petugas, pihak ketiga, dan barang-barang titipan makanan keluarga bagi WBP,” tutupnya. (Bom/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar