Kebakaran di Sungai Nangka, Tujuh Rumah Ludes

Balikpapan, nomorsatukaltim.com – Kebakaran kembali terjadi di Balikpapan, Kamis (15/10/2020) sekitar pukul 19.40 Wita. Kebakaran terjadi di RT 10 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan. Sedikitnya tujuh rumah ludes akibat musibah ini.

Menurut Ketua RT 10, Zainal, dirinya tidak tahu secara pasti api berasal dari mana. Saat itu dirinya sudah melihat api dalam kondisi yang cukup besar, sehingga hanya bisa menolong warganya yang berada di lokasi kejadian.

“Saya enggak tahu dari mana api itu. Di situ kan ada bangunan rumah, warung, sama toko kelontongan. Yang penting tadi saya selamatkan dulu yang tinggal di situ,” ujarnya.

Usai pendinginan, Zainal sempat mendata warganya yang tinggal tujuh bangunan tersebut. Dan bersyukur tidak ada satu pun korban jiwa.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, semua selamat,” tambahnya.

Menurut Zainal, api dengan cepat melahap tujuh bangunan tersebut, lantaran hampir seluruhnya bangunan yang ada terbuat dari kayu.

“Karena terbuat dari kayu makanya cepat terbakar,” tegasnya.

Sementara salah seorang warga RT 10 yang menjadi korban kebakaran, Dedi hanya bisa meratapi rumahnya yang sudah rata dengan tanah. Saat kejadian, Dedi sedang tidak berada di rumah.

“Saya tadi ditelepon sama Ibu saya. Katanya ada kebakaran. Pas saya sampai sudah habis semua, enggak ada yang bisa diselamatkan lagi,” ujarnya.

Dedi pun kini hanya pasrah melihat seluruh barang-barang miliknya sudah menjadi abu dan bara api. Ia pun berencana mengungsi ke rumah orang tuanya.

“Ya mau gimana lagi sudah. Rencana tinggal sama Ibu aja dulu,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Usman Ali mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat telah terjadi kebakaran pada pukul 19.30 Wita. BPBD pun langsung mengerahkan sejumlah unitnya dari pos UPTD Balikpapan Selatan menuju lokasi kebakaran.

“Kita ada turunkan delapan unit ya dari pos Selatan dan juga ada di bantu dari Brimob Polda Kaltim ada dua unit water canon,” ujarnya.

Usman pun mengakui sempat terjadi kendala dalam memadamkan api tersebut. Pasalnya aliran listrik belum padam saat kebakaran tersebut.

“Kendalanya tadi di PLN, listriknya belum bisa dipadamkam jadi sempat tertahan beberapa menit untuk koordinasi dengan PLN dulu,” jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (Bom/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar