Diduga Genset Meledak

Pustu di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay terbakar, Rabu (14/10).

TANJUNG REDEB, DISWAY – Puskesmas Pembantu (Pustu) Kampung Merasa, Kecamatan Kelay terbakar, Rabu (14/10), sekitar pukul 13.00 Wita.
Kapolsek Kelay, AKP Sutrisno mengatakan, kebakaran fasilitas kesehatan (faskes) diduga dari genset yang meledak. Saat petugas pustu mengoperasikan untuk menyedot air.

“Informasi awal begitu. Sebab awal kebakaran terjadi saat genset meledak,” ujarnya.

Upaya pemadaman dilakukan saat kejadian. Namun karena air kurang, api cepat menyebar dan membakar seluruh bangunan. Yang terbuat dari kayu.

Tidak ada korban jiwa. Namun , kata Sutrisno, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.

“Kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. Kami masih melakukan penyelidikan, dan mengumpulkan keterangan saksi,” katanya.

Selain bangunan pustu, satu unit rumah juga nyaris ludes. Beruntung warga setempat sigap melakukan antisipasi. Walaupun dinding rumah yang juga terbuat dari material kayu sempat terbakar.

“Hanya dindingnya. Warga berhasil memadamkan,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi mengaku telah menerima informasi pustu yang terbakar di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay. Padahal, katanya, pustu itu baru saja diperbaiki.

“Direnovasi beberapa waktu lalu karena mengalami kerusakan,” katanya.

Meski hangus terbakar, namun ia menjamin pelayanan kesehatan tetap jalan. “Pustu tidak seperti rumah sakit atau puskesmas induk yang ada di ibu kota kecamatan yang memerlukan fasilitas lengkap,” tandasnya.

Pihaknya pun berkoordinasi dengan puskesmas induk di Kecamatan Kelay untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap lancar.

“Kalau tempat pelayanan, bisa saja sementara meminjam bangunan yang ada di kampung itu,” ungkapnya.

Dinas kesehatan, tambah Iswahyudi, akan membangun kembali. Hanya saja tidak dilakukan tahun ini. Nanti pada 2021.

“Kalau tahun ini saya pikir tidak sempat dianggarkan. Kecuali tahun depan.

Tapi saya akan koordinasi dengan Bapelitbangda. Karena ini harus segera demi pelayanan kesehatan masyarakat,” pungkasnya (ZZA).

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar