Proyeksi 5 Bendungan di PPU

PPU, nomorsatukaltim.com – Bukan hanya dua. Tapi bakal ada lima pembangunan sumber air bersih untuk menyokong wilayah ibu kota negara (IKN) di Kaltim. Sumber itu yang lokasinya berada di Penajam Paser Utara (PPU).

“Selain Bendungan Sepaku-Semoi dan Bendung Telake, ada Bendungan Lambakan dan Bendungan Selamayu,” ungkap Asisten II Setkab PPU, Ahmad Usman, Kamis (15/10/2020).

Bendungan Selamayu nanti posisinya ada di hulu Sungai Sepaku. Di bagian atas dari bendungan Sepaku-Semoi, yang juga sumber airnya berasal dari sungai yang sama. Hanya peruntukkannya yang berbeda. Selamayu bukan sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Tapi untuk penanganan banjir.

“Karena biasanya di Desa Bumi Harapan, Bukit Raya dan Kelurahan Sepaku sering terjadi banjir,” sebutnya.

Ditjen Sumber Daya Air (SDA) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) III Wilayah Kalimantan sudah berkoordinasi dengan Pemkab PPU. Saat ini sudah masuk tahap perencanaan. Dipastikan tahun depan masuk tahap kajian wilayahnya.

“Debitnya diperkirakan hingga 3.900 liter per detik,” ucap Usman.

Nah, nantinya bendungan ini akan terkoneksi dengan intake sepaku. Yang akan dibangun setelahnya. Lokasinya ada di bawah Selamayu itu.

Jadi keduanya itu, dalam satu kesatuan untuk mendukung dua fungsi. Pengendalian banjir dan kebutuhan air bersih.

“Dari intake itu, nanti akan dipasang pompa untuk menyedot air dan dikirim ke reservoar. Lalu diolah menjadi air minum,” ungkapnya.

Lebih lanjut, untuk Bendungan Sepaku-Semoi saat ini sudah finalisasi tahap pembebasan lahannya. Jadi tahun depan sudah mulai tahap pembangunan fisiknya.

Pemenang tendernya sudah ada. Luasan pembangunan Bendungan Sepaku-Semoi mencapai sekitar 378 hektare. Terdiri dari 36 hektare untuk tubuh bendungan dan luas genangan sekitar 342 hektare. Total anggarannya Rp 700 miliar.

“Semua itu nanti untuk memenuhi kebutuhan air di ibu kota negara (IKN) dan wilayah sekitarnya. Juga kebutuhan untuk di Balikpapan,” tuntasnya. (rsy/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar