Warga Kubar Bisa Pakai Stok Darah PMI, Tapi….

Kubar, nomorsatukaltim.com – Meski saat ini stok darah yang ada Bank Darah RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS), Kabupaten Kutai Barat (Kubar) masih cukup. Namun perlu segera persiapan tambahan stok darah.

“Stok darah memang tidak kurang. Tetapi ada golongan darah tertentu pasien harus mencari keluar,” jelas Kepala UTD PMI Kubar di RSUD HIS, dr Eri Sahrudin, dihubungi via seluler oleh nomorsatukaltim, Selasa (13/10).

Kurang variatifnya stok darah salah satunya disebabkan pandemi. Yang membuat PMI Kubar tak bisa menggelar donor darah seperti biasanya. Padahal beberapa tahun terakhir, PMI Kubar rutin melakukan donor ke perusahaan se-Kubar.

“Kondisi stok darah saat ini hanya stok emergency. Setiap yang butuh darah maka harus cari donor pengganti,” katanya.

Jadi di UTD PMI Kubar memang ada setiap golongan darah 5-6 kantong setiap hari. Namun ketika itu digunakan, maka harus mencari donor pengganti.

“Kalau yang elektif (opname) atau transfusi direncanakan, maka pasien harus mencari dulu darah sebelum masuk ke rumah sakit,” beber Eri Sahrudin.

Bukan berarti masyarakat tidak bisa menggunakan stok darah yang dipunya PMI. Tetap boleh, tapi syaratnya harus punya donor pengganti. Karena jika tidak diberlakukan begitu, potensi krisis stok darah besar kemungkinan terjadi.

“Kondisi saat ini, PMI berharap pada TNI dan Polri agar bisa membantu donor darah untuk UTD PMI Kubar,” tandasnya.

Direktur RSUD HIS, dr Akbar terang-terangan bilang. Kalau stok darah di rumah sakit selama ini adalah milik PMI Kubar. Dan belakangan, stok darah golongan tertentu kerap kosong. Sangat bikin pusing kalau sedang kondisi darurat.

“Saya berharap meski sulit kondisi pandemi ini, agar donor darah terus  dilakukan,” ungkapnya.

Beredar kabar, kepengurusan PMI Kubar saat ini vakum. Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kubar, Barnabas merasa kaget.

Menurutnya, ketersediaan darah di RSUD HIS sangat diperlukan setiap hari. Selama ini pemasok stok darah RSUD HIS adalah dari PMI Kubar.

“Belum ada konfirmasi dari PMI ke Diskes khususnya disekretariat. Mesti Diskes harus tahu. Jika ada konfirmasi maka Diskes siap tindaklanjuti,” ungkapnya.(imy/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar