Perkuat Koordinasi Terapkan Prokes

PJS Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi memberikan arahan pada rakor kewaspadaan dini di Royal Hotel Tarakan, Senin (12/10).(HUMAS PEMPROV KALTARA)

TARAKAN, DISWAY – Memperkuat koordinasi antara pemerintah dengan penyelenggara dan petugas keamanan dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020, menjadi penekanan Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi.

Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pada masing-masing tahapan pilkada. Misal, pelanggaran protokol kesehatan (prokes). “Atensi saya adalah penerapan prokes selama tahapan hingga pemungutan suara. Jangan sampai ada klaster baru (COVID-19), Red) karena kita mengabaikan prokes,” kata Teguh saat memimpin rapat koordinasi kewaspadaan dini, Senin (12/10).

Sosialisasi kepada masyarakat, lanjutnya, juga harus terus dilakukan. Apalagi, ditargetkan partisipasi pemilih hingga 75 persen. Karena itu, kata Teguh, Pemprov Kaltara akan terus berupaya menggenjot partisipasi pemilih.

“Karena itu, baik pemerintah maupun penyelenggara harus solid. Agar jumlah partisipasi pemilih di Kaltara sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia juga berharap jajaran terkait dapat melakukan pemantauan terhadap berbagai isu yang berkembang. Seperti penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian. Selain itu, salah satu isu sentral yang dapat menghambat jalannya tahapan pilkada, yakni UU Cipta Kerja.

Petugas keamanan maupun Kesbangpol, lanjut Teguh, dapat memberikan informasi di masyarakat, agar tidak termakan disinformasi. Menurutnya, peran pemerintah sangat vital dalam membangun edukasi di masyarakat.

Kepada penyelenggara pilkada, dia juga berpesan agar dapat bekerja optimal. Khususnya dalam penerapan prokes hingga pada hari pemungutan suara. “Semuanya harus disiapkan secara matang,” ujarnya. HMS/REY

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar