Tahun 2021, Bappeda Kaltim Turut Prioritaskan Fokus Pemerintah Pusat

Samarinda, nomorsatukaltim.com – Pemprov Kaltim tetap pada arah pembangunannya. Hilirisasi industri. Sesuai tema yang diusung pada Rencana Pembangunan Jangka Memengah Daerah (RPJMD). Meski dihantam badai pandemi COVID-19.

Salah satu wujudnya, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan. Guna menjamin konektivitas daerah. Ini, masuk prioritas di 2021.

Kepala Bappeda Kaltim, Muhammad Aswin mengatakan, selain jalan, di 2021 nanti, pemprov juga memprioritaskan penanganan banjir di seluruh wilayah Kaltim, pengadaan dan pelayanan air bersih serta pemenuhan listrik masyarakat.

“Yang monumental, pembangunan jalan menuju (bandara) APT Pranoto, tapi baru perencanaan. Penanganan banjir di daerah (sungai) Karang Mumus. Membantu Samarinda. Dari pada kita tenggelam. Pokoknya di Balikpapan, Bontang dan Samarinda (fokus penanganan banjir),” katanya, membeberkan beberapa di antara dari sekian banyak program tahun 2021.

Program turunan pemerintah pusat juga menjadi prioritas. Yakni pemulihan ekonomi dan reformasi sosial.

“Reformasi sosial itu, misalnya bantuan langsung ke masyarakat. Berupa BLT (Bantuan Langsung Tunai),” ujarnya.

Ditanya soal pembiayaan program itu, kata Aswin, dananya ditanggung pemerintah pusat. Namun bukan berarti penanganan COVID-19 tak masuk dalam prioritas daerah. Sektor kesehatan, khususnya penanganan virus itu, juga menjadi tanggung jawab dan masuk perencanaan kerja tahun depan.

Ditanya berapa alokasi anggaran terhadap perencanaan penanganan virus itu, Aswin tak membeberkan. Sebab, itu bukanlah kewenangannya.

“Kalau kami perencanaan. Kalau itu, ke Pak Sa’duddin (kepala BPKAD Kaltim),” ungkapnya.

Sementara Gubernur Kaltim Isran Noor ketika ditanya soal pembiayaan program-program tersebut, mengingat proyeksi pendapatan pada APBD 2021 turun dibanding proyeksi pendapatan tahun-tahun sebelumnya, tak masalah. Dan tetap optimistis dengan kekuatan anggaran yang ada.

“Saya sudah menyiapkan anggaran yang kita sudah siapkan, sesuai visi misi gubernur,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menyebutkan, pada 2021, fokus dan strategi prioritas nasional ialah mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan reformasi sosial.

Pada pemulihan ekonomi, pemerintah akan berfokus pada industri maufaktur, pariwisata dan investasi sebagai pengungkit pertumbuhan. Sementara reformasi sosial mencakup sistem kesehatan, perlindungan sosial dan ketahanan bencana. (sah/zul)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar