9 Hari Diisolasi, ASN di PPU Meninggal Dunia

PPU, nomorsatukaltim.com – Satu lagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Penajam Paser Utara (PPU) meninggal. Yang meninggal ini aparatur sipil negara (ASN) pada Senin (12/10/2020) malam. Ini bukan kali pertama. Sebelumnya sudah ada.

Kode pasiennya PPU 121. Laki-laki berusia 34 tahun ini dinyatakan meninggal setelah 9 hari menjalani isolasi di RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) Nipah-Nipah. Di situ pula ia meninggal. Sekira pukul 20.00 Wita.

“Sejak dinyatakan positif pada 3 Oktober kemarin,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 PPU, Arnold Wayong, Selasa (13/10/2020).

PPU 121 merupakan Kepala Subbagian Umum. Di Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar) PPU.

Diketahui pula ia masuk ke ruang isolasi karena komorbid. Punya penyakit bawaan. Penyerta jantung. Yang semakin parah setelah terwabah virus corona. Sebelum meninggal ia sempat kesulitan bernapas. Bahkan sampai diberi alat bantu pernapasan atau ventilator.

“Tetapi pada hari ke-10 pasien meninggal,” imbuh Arnold.

PPU 121 merupakan ASN kedua yang meninggal akibat COVID-19. Sebelumnya ada Kepala Dinas Penanganan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU, Yogyana pada Agustus lalu.

Seperti yang lain, ia juga dikebumikan di pemakaman khusus COVID-19 di Nenang. Juga dengan protokol khusus. Sekira pukul 02.00 Wita.

Lebih lanjut, sebelumnya telah digelar rapid test massal di Disbudpar PPU. Tindak lanjutnya.

Pun saat ini sistem kerja di dinas itu berubah menjadi work from home (wfh). Hanya ada beberapa pegawai utama saja yang masuk kantor.

“Iya, sementara wfh,” tutup Kepala Disbudpar PPU, Andi Israwati. (rsy/ava)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar