Basir Sudah Berjuang Maksimal

Balikpapan, Nomorsatukaltim.com – Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kaltim melakukan monitoring ke DPD Partai NasDem Balikpapan. Terkait perkembangan pilkada.

Sekretaris DPW Partai NasDem Kaltim Fatimah Asyari bertemu tokoh-tokoh partai di daerah tersebut di Kantor DPD Partai NasDem Balikpapan, Minggu (11/10) kemarin. Untuk membuat laporan ke pusat. Terkait kondisi terkini perpolitikan di Kota Beriman.

Menurutnya, proses mengusung kadernya di Balikpapan ini merupakan kejadian khusus. Dari hasil penilaian partai yang dibesut Surya Paloh itu, Ahmad Basir disebut sudah berjuang maksimal. Untuk memenuhi hal-hal yang ditugaskan oleh DPP.

“Kakak Ahmad Basir sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai NasDem,” katanya. Dia mengenang perjalanan Basir yang bolak-balik Balikpapan-Jakarta. Demi menggenapi syarat untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2020 di Kota Beriman.
Dalam rekomendasi itu, ada 2 hal yang diwajibkan untuk dipenuhi: pertama, memilih pasangannya. Calon wakil wali kota yang direncanakan akan maju bersamanya dalam kancah pilkada.

Kedua, partai pengusung. Sebab, pihaknya hanya mempunyai 3 kursi di DPRD Balikpapan. Sehingga memerlukan 6 kursi tambahan. “Dalam mendapatkan 6 kursi ini, kakak Ahmad Basir dinilai sudah memperjuangankan secara maksimal,” ujarnya.

Tapi ternyata, seiring perjalanan waktu, pihaknya melihat ada pihak yang berusaha menghalangi langkahnya. “Menurut kacamata kami,” katanya.

Oleh sebab itu, Partai NasDem akhirnya memutuskan tidak akan mengusung figur di Bakikpapan. “Dan kami tidak akan bergabung dengan orang lain,” tegasnya.
Dari hasil monitoring-nya kemarin, ternyata masyarakat di Balikpapan ramai memperbincangkan gerakan memilih kolom kosong. Menurutnya, hal itu tidak dilarang dalam aturan.

“Ya, silakan saja. Kalau wujud dari perjuangan perlawanan masyarakat itu dengan kotak kosong, ya itu hak dari warga negara,” urainya.

Ia berharap DPD Partai NasDem Balikpapan tetap semangat berjuang bersama masyarakat. “Makanya kami lebih mengedepankan survei. Ukuran keinginan masyarakat,” katanya.

Saat ditanya mengenai sikap DPP NasDem terkait situasi perpolitikan yang tak menguntungkan partai tersebut di Balikpapan, ia mengaku belum mendapat arahan secara langsung dari pusat. Terkait gerakan pemenangan kolom kosong di Balikpapan.

“Ini kan hasil monitoring kami. Teman-teman lebih banyak (condong memihak) gerakan kotak kosong. Ini akan kita laporkan ke DPW dan DPP secara resmi,” ungkapnya.
Laporan itu akan menjadi pertimbangan sikap partai untuk daerah. Khususnya di Balikpapan. “Sekarang ini hanya sikap-sikap pribadi kami yang ada di sini,” urainya.

Sementara itu, Basir yang ditemui di tempat yang sama, antusiasme rekannya di tingkat DPD mencerminkan sikap optimis bahwa NasDem menargetkan minimal 6 kursi di DPRD pada kontestasi legislatif di masa depan.

“Yang kedua NasDem akan berjuang semaksimal mungkin. (Kami) akan memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak masyarakat. Untuk kesejahteraan masyarakat Balikpapan,” urainya.

Untuk sikap partai terkait Pilkada Balikpapan, Basir menyebut, Sekjen DPP NasDem belum memberikan pernyataan resmi atas sikap partai. “Tapi bisa dilihat sendiri signal-signalnya seperti apa,” katanya.

Sekretaris DPD Partai NasDem Balikpapan Lauhil Mahfudz menambahkan, NasDem tidak patah semangat. Walaupun tidak ikut dalam kontestasi Pilkada Balikpapan. “Tapi justru NasDem dikasih kesempatan untuk berbenah dan memperbesar partai,” imbuhnya. (ryn/qn)

Saksikan video menarik berikut ini:

Komentar