Sebulan Hampir 50 Ton, Terminal Kargo di Bandara APT Pranoto Samarinda

Samarinda, nomorsatukaltim.com –  Dibukanya layanan kargo di Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, Samarinda, September lalu menambah opsi pintu keluar masuk barang ke Kalimantan Timur (Kaltim). Masyarakat pengguna jasa pengiriman barang jadi punya banyak pilihan.

Layanan yang dikelola PT Mitra Adira Utama (MAU) ini, direspons positif. Selain warga Samarinda, manfaatnya juga dirasakan pengguna jasa pengiriman yang berada di Bontang dan Sangatta.  

Kepala UPBU Kelas I APT Pranoto Samarinda Agung Pracayanto mengatakan, kehadiran kargo ini untuk memperbesar pergerakan keluar masuknya barang di Bumi Etam. Kerja sama pengiriman kargo dilakukan bersama maskapai reguler. Saat ini logistik dan barang sudah pasti bisa langsung masuk ke Samarinda. Tanpa harus melalui Balikpapan lagi.

Berdasarkan data September lalu, selama sebulan beroperasi, tercatat jumlah kargo masuk sebanyak 37.376 kilogram. Dengan pengiriman sebesar 11.596 kilogram. “Kalau per hari, rata-rata 2 sampai 4 ton (barang yang keluar-masuk kargo),” kata Agung Pracayanto, melalui manajemen bandara, saat dihubungi, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga: Belum Ada Penerbangan Reguler

Sejauh ini, asal muatan kargo lebih banyak dari Samarinda. Meski beberapa daerah, seperti Bontang, Sangatta, dan Kukar ikut berkontribusi. “Barang-barang yang dikirim lewat kargo APT Pranoto dikirimkan ke Jakarta dan Surabaya,” tandasnya.

Mengenai biaya kirim, manajemen menyebut masih bervariasi. Hal ini tergantung pada kebijakan perusahaan yang mengelola. Untuk diketahui, saat ini ada 3 perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan angkut barang di kargo bandara Samarinda ini. (nad/eny/dah)

Saksikan video menarik berikut ini: